SAMPIT – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi momentum penting untuk memperkuat peran dan kontribusi perempuan dalam pembangunan daerah, khususnya melalui penguatan keluarga, pendidikan anak, dan pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kotim, Umar Kaderi, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh anggota DWP atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama 26 tahun. Ia berharap DWP terus berkembang menjadi organisasi yang solid, mandiri, dan berdaya guna.
“Saya ucapkan selamat ulang tahun ke-26 kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan. Semoga di usia yang semakin matang ini, DWP terus berkembang menjadi organisasi yang solid, mandiri, dan berdaya guna serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah,” ujar Umar Kaderi pada puncak peringatan HUT DWP ke-26 di Sampit, Rabu 17 Desember 2025.
Ia menegaskan, Dharma Wanita Persatuan memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pendamping aparatur sipil negara, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ketahanan keluarga, serta pembinaan sosial dan pendidikan di tengah masyarakat.
Menurut Umar Kaderi, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kekuatan keluarga, karakter generasi, serta ketangguhan perempuan.
“Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, setiap anak harus tumbuh dalam keluarga yang memberikan asih, asuh, dan asah yang baik. Hal ini sejalan dengan tema HUT DWP ke-26, yakni Peran Strategis DWP dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi berbagai program dan kegiatan positif yang telah dilaksanakan DWP Kotim selama ini. Ke depan, ia berharap DWP terus berinovasi, meningkatkan kapasitas anggotanya, serta mampu menyesuaikan diri dengan tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur organisasi.
“Saya berharap peringatan HUT ke-26 ini menjadi momentum bagi DWP Kabupaten Kotim untuk semakin memperkuat komitmen dan sinergi dalam mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan Kotim yang maju,” ujarnya.
Lebih lanjut, Umar Kaderi menekankan bahwa melalui kebersamaan, pengabdian, dan semangat gotong royong, DWP dapat menjadi teladan dalam membangun keluarga yang harmonis dan masyarakat yang sejahtera.
“Teruslah berkarya dan berdaya guna. Semoga seluruh rangkaian kegiatan HUT DWP ini berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DWP Kotim, Pariyati Umar Kaderi, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-26 DWP bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi dan penguatan peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa.
“Peringatan HUT ke-26 ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi dan penguatan peran kita sebagai bagian penting dalam pembangunan bangsa,” ungkap Pariyati.
Dengan mengusung tema Peran Strategis DWP dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045, ia menyebut tema tersebut sebagai wujud nyata kontribusi DWP dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang cerdas, berakhlak, dan berkarakter.
Pariyati menjelaskan, salah satu bentuk nyata pengabdian DWP Kotim kepada masyarakat adalah melalui pelaksanaan program DWP Mengajar, yang telah dilaksanakan di TK Pembina dan Mentawa Baru Ketapang pada 8 Desember 2025.
“Program ini menjadi bagian dari upaya kami untuk berkontribusi langsung dalam pendidikan anak usia dini sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini,” jelasnya.
Ia menambahkan, perjalanan DWP selama 26 tahun telah membuktikan bahwa perempuan merupakan kekuatan besar dalam transformasi sosial. Dengan kerja sama, gotong royong, dan semangat melayani, DWP terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kualitas keluarga Indonesia.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ketua dan pengurus DWP dari pusat hingga unit pelaksana yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi, baik melalui program mandiri maupun program dari DWP pusat,” katanya.
Pariyati berharap HUT ke-26 ini dapat semakin memperkuat komitmen, memperluas manfaat, serta meningkatkan sinergi DWP Kotim dalam mendukung pembangunan daerah dan bangsa ke depan.
“Dengan penuh harap dan doa, semoga Dharma Wanita Persatuan senantiasa menjadi cahaya dalam keluarga, lentera dalam masyarakat, dan pelita dalam perjalanan bangsa menuju masa depan Indonesia Emas,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post