SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bersiap membuka proses lelang jabatan untuk mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan pemerintah daerah.
Kepala BKPSDM Kotim, Kamaruddin Makalepu, memastikan bahwa terdapat 12 jabatan yang siap dilelang pada tahap awal, yang terdiri dari posisi kepala dinas, staf ahli, dan asisten. Sementara itu, jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) belum termasuk dalam daftar tersebut.
“Yang sudah siap dilelang itu 12 jabatan, belum termasuk Sekda. Nanti akan diumumkan jabatan mana yang akan segera dilelang. Jabatan lain yang belum siap kemungkinan menyusul karena ada 14 jabatan yang kosong saat ini,” ujar Kamaruddin, Sabtu 15 November 2025.
Ia menjelaskan bahwa pengumuman resmi mengenai lebarnya posisi yang dilelang akan dilakukan pada pekan depan. Panitia seleksi yang telah dibentuk akan menentukan jabatan apa saja yang dibuka, serta menyusun seluruh persyaratan, ketentuan, dan jadwal pelaksanaan seleksi.
“Pengumumannya akan dilakukan minggu depan. Nanti kita lihat jabatan atau posisi apa yang dilelang, karena itu merupakan kewenangan dari panitia seleksi. Panitia seleksi yang menyiapkan persyaratan dan ketentuannya serta jadwalnya, dan yang mengumumkan juga panitia seleksi. Insya Allah minggu depan sebagaimana disampaikan oleh Pak Bupati akan segera disampaikan oleh panitia seleksi,” jelasnya.
Menurut Kamaruddin, proses lelang jabatan dilakukan untuk memastikan pengisian posisi strategis berjalan transparan, kompetitif, dan menghasilkan pejabat yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan daerah.
Dengan mekanisme seleksi terbuka, pemerintah daerah berharap kualitas pelayanan publik dapat semakin meningkat. Dia menegaskan bahwa jabatan pimpinan tinggi pratama yang akan dilelang antara lain mencakup kepala dinas di sejumlah organisasi perangkat daerah, staf ahli bupati, dan tiga posisi asisten.
Sementara itu, jabatan Sekda masih menunggu keputusan lebih lanjut sebelum masuk ke tahap seleksi. Dengan dimulainya proses ini, Pemerintah Kotim berharap dapat segera mengisi kekosongan jabatan agar roda pemerintahan berjalan lebih optimal dan efektif.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post