SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Pemerintah Kabupaten Seruyan resmi menandatangani kesepakatan bersama tentang kerja sama pembangunan antar daerah, yang mencakup berbagai bidang strategis, termasuk sektor perikanan.
Salah satu fokus utama dari kerja sama ini adalah penguatan ketahanan pangan melalui pengembangan budidaya ikan nila di wilayah Kalimantan Tengah.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Umar Kaderi mengatakan, penandatanganan kesepakatan yang dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati Kotim, Senin 3 November 2025 ini merupakan puncak dari serangkaian koordinasi intensif antara tim kerja sama kedua kabupaten.
“Acara penandatanganan ini adalah hasil diskusi dan koordinasi yang telah kami lakukan sebelumnya antara Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah Kotim dengan Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah Seruyan, beserta perangkat daerah teknis yang menjadi pelaksana,” ujarnya, Senin 3 November 2025.
Ia menjelaskan, kesepakatan bersama (Memorandum of Understanding) tersebut meliputi kerja sama dalam urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar, urusan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar, serta urusan pemerintahan pilihan, berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pemerintahan daerah.
“Lokasi penyelenggaraan kerja sama berada di wilayah kedua kabupaten, dengan tujuan memperkuat sinergi dalam pembangunan dan pelayanan publik,” jelasnya.
Umar menyebut, dasar hukum pelaksanaan kerja sama ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah dan Permendagri Nomor 22 Tahun 2020 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah dengan Daerah dan Pihak Ketiga.
Selain itu, kesepakatan ini juga menindaklanjuti beberapa surat resmi antara kedua belah pihak yang telah dikomunikasikan sejak Juni hingga Agustus 2025, termasuk penawaran, penyusunan draft, hingga balasan persetujuan kerja sama.
Dalam kegiatan tersebut, ditandatangani sejumlah dokumen penting antara lain Kesepakatan Bersama tentang Kerja Sama Pembangunan Antar Daerah oleh Bupati Kotim Halikinnor dan Bupati Seruyan Ahmad Selaonrwanda, serta beberapa perjanjian kerja sama antar perangkat daerah, di antaranya:
Perjanjian kerja sama antara Dinas Perikanan Kotim dan Dinas Perikanan Seruyan tentang pembudidayaan ikan melalui ketersediaan benih atau bibit ikan nila,
Perjanjian kerja sama antara Dinas Pendidikan Kotim dan Dinas Pendidikan Seruyan tentang penanganan anak tidak sekolah (ATS),
Perjanjian kerja sama antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kedua kabupaten tentang penanggulangan bencana, serta
Perjanjian kerja sama antara Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kotim dan Seruyan tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran permukiman serta penyelamatan.
Terkait sektor perikanan, Umar menilai kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui sinergi budidaya ikan nila.
“Kerja sama di bidang perikanan ini sangat strategis karena Seruyan memiliki potensi perikanan yang besar, sementara Kotim membutuhkan pasokan ikan untuk memenuhi kebutuhan produksi lokal. Melalui kolaborasi ini, kedua daerah akan saling menguatkan,” tuturnya.
Ia menambahkan, kerja sama lintas sektor seperti ini tidak hanya memperluas peluang ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
“Kami yakin, kerja sama ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung visi pembangunan daerah masing-masing, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance,” tegasnya.
Menurut Umar, sinergi dan integrasi antar daerah sangat penting di era saat ini agar pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Tanpa kolaborasi yang solid, hasil pembangunan tidak akan maksimal. Karena itu, kerja sama ini menjadi bentuk komitmen nyata dua pemerintahan daerah untuk melayani masyarakat dengan lebih baik,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Umar juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Seruyan atas komitmen dan kerja sama luar biasa yang telah terjalin.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotim, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Seruyan serta seluruh tim yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mempersiapkan dan mewujudkan kerja sama ini,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras tim dari kedua belah pihak yang telah mempersiapkan dokumen dan acara dengan baik.
“Semoga kerja sama ini menjadi awal dari sinergi yang lebih luas di masa depan, tidak hanya di sektor perikanan, tetapi juga dalam bidang-bidang strategis lainnya yang dapat mendorong kesejahteraan masyarakat di Kotim dan Seruyan,” pungkasnya.
Kerja sama dua daerah ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi penguatan sektor perikanan di Kalimantan Tengah, sekaligus memperkuat hubungan historis antara Kotim dan Seruyan sebagai dua kabupaten yang tumbuh dari akar wilayah yang sama.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post