SAMPIT – Pemerintah Desa Patai bersama mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) Poltekkes Palangka Raya menyusun program kesehatan desa.
Berbagai isu kesehatan menjadi pokok program, khususnya terkait pencegahan dan penanganan stunting, pemenuhan gizi masyarakat, kesehatan ibu hamil (bumil), serta pelayanan kesehatan bagi lanjut usia (lansia).
Kepala Desa Patai, Hendrik K, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa PKL Poltekkes yang telah terjun langsung ke masyarakat untuk membantu mencari solusi atas permasalahan kesehatan di desa.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Program yang dibahas hari ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan warga Patai,” ujarnya, Selasa, 16 September 2025.
Hendrik menambahkan, kolaborasi antara mahasiswa kesehatan dan masyarakat desa menjadi langkah positif dalam upaya memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat desa. Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga masyarakat semakin sadar pentingnya pola hidup sehat.
Melalui MMD ini, masyarakat bersama aparat desa dan mahasiswa berkomitmen untuk menjalankan program yang telah disusun, mulai dari edukasi gizi, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, hingga pendampingan bagi lansia.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post