SAMPIT – Inovasi digital yang diterapkan RSUD dr Murjani Sampit kembali menarik perhatian. Kali ini, giliran RSUD Lamandau yang datang melakukan kaji banding untuk mempelajari pemanfaatan sistem robotik tambahan pada aplikasi Simgos 2, yang terbukti mampu mempercepat proses klaim BPJS Kesehatan di rumah sakit tersebut.
Kepala Bagian Umum RSUD dr Murjani Sampit, drg Ari Wijayanto, menyebut kunjungan itu berfokus pada pembelajaran integrasi teknologi yang telah dikembangkan tim internal mereka.
“Kami di Murjani sudah menambahkan fitur robotik dalam Simgos 2 yang fungsinya mempercepat pengajuan klaim. Sehari bisa sampai 500 klaim yang langsung diproses sistem,” ujarnya, Rabu 9 Juli 2025.
Sementara RSUD Lamandau, kata Ari, masih menggunakan sistem Simgos 2 versi dasar tanpa tambahan fitur otomatisasi.
“Mereka datang bersama 13 orang tim Casemix dan IT untuk melihat langsung cara kerja sistem kami, karena ingin mulai menerapkan hal serupa,” katanya.
Dengan kunjungan ini, RSUD Lamandau berharap dapat memutus ketergantungan pada input manual, yang selama ini menghambat kecepatan klaim dan rawan kesalahan.
Sistem robotik milik RSUD Murjani sendiri terbukti meringankan beban kerja tenaga administrasi, terutama saat beban kunjungan mencapai 500–600 pasien rawat jalan dan hingga 200 pasien rawat inap setiap hari.
Yang menarik, baik RSUD Murjani maupun RSUD Lamandau awalnya mendapat pembaruan Simgos 2 dari tim IT yang sama, yaitu dari RS Wahidin Sudirohusodo. Namun RSUD Murjani mengambil langkah lebih jauh dengan mengembangkan sendiri fitur tambahannya.
“Dengan sistem ini, proses klaim lebih cepat diverifikasi, dan bila ada koreksi dari BPJS, juga bisa segera ditangani. Harapannya, RSUD Lamandau juga bisa menyesuaikan dan mempercepat klaim mereka ke depan,” tutup Ari.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post