SAMPIT – Polemik antara pedagang resmi di Pasar Keramat dan pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan terus mencuat. Di tengah ketegangan itu, Camat Baamang, Sufiansyah, memilih pendekatan berbeda: merangkul, bukan mengusir.
“Kami tidak ingin ini menjadi konflik. Yang kami harapkan, para pedagang bisa diajak bicara dari hati ke hati. Kita tawarkan solusi, bukan ancaman,” ujarnya usai mengikuti rapat penataan pasar, Rabu 28 Mei 2025.
