• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Tiga Serangan Terjadi Sepanjang 2025, BKSDA Beberkan Penyebab Kemunculan Buaya

Tiga Serangan Terjadi Sepanjang 2025, BKSDA Beberkan Penyebab Kemunculan Buaya

Rabu, 23 April 2025
in Kotawaringin Timur
A A
Foto: MATA KALTENG - Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah.

Foto: MATA KALTENG - Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Kepala BKSDA Resort Sampit, Muriansyah, mengungkapkan sejak Januari hingga April 2025, sudah terjadi sebanyak tiga kali serangan buaya terhadap manusia di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Tiga kasus itu kerap terjadi khususnya di Sungai Mentaya dan anak-anak sungainya. Kasus pertama terjadi pada Januari di Sungai Pasir, Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit.

Baca juga berita lainnya

Antisipasi Genangan Jelang Penerbangan Perdana Super Air Jet, Bandara H Asan Perkuat Koordinasi dengan Pemkab Kotim

Belanja Pegawai 30 Persen APBD Bakal Ditinjau, Daerah Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Beban PPPK

Sempat Tertunda Karena Cuaca, Penerbangan Super Air Jet Diharapkan Perkuat Konektivitas Kotim, Seruyan dan Katingan

Dishub Kotim Minta Warga Laporkan Truk Besar yang Masih Melintas di Dalam Kota

“Dalam kejadian tersebut, dua orang warga menjadi korban dengan luka di bagian kaki dan tangan. Kemudian pada April ini, terjadi lagi serangan di Desa Hanaut, Kecamatan Pulau Laut, yang menyebabkan satu orang warga meninggal dunia,” ujar Muriansyah, Rabu 23 April 2025.

Menurut Muriansyah, meningkatnya konflik ini disebabkan oleh kerusakan habitat buaya yang berdampak pada ketersediaan pakan alami.

“Dari tiga kejadian yang kami temukan di Kabupaten Kotawaringin Timur, penyebab konflik antara manusia dan buaya adalah rusaknya habitat buaya yang berdampak pada berkurangnya pakan alami. Akibatnya, buaya berpindah ke perairan permukiman dan menetap di sana,” katanya.

Ia mengidentifikasi tiga penyebab utama yang mendorong buaya mendekati pemukiman warga. Pertama, adanya aktivitas pemeliharaan ternak di atas atau di tepi sungai. Kedua, kebiasaan warga membuang bangkai binatang ke sungai. Ketiga, pembuangan sampah rumah tangga ke sungai.

Untuk mencegah konflik, Muriansyah mengimbau warga agar lebih berhati-hati, khususnya saat beraktivitas di sungai.

“Kami mengimbau warga yang biasa beraktivitas di Sungai Mentaya dan anak-anak sungainya agar selalu berhati-hati, terutama pada malam hari. Jangan membuang bangkai binatang, dan hindari memelihara ternak di atas atau di tepi sungai. Hindari juga melakukan aktivitas seperti mandi dan mencuci di sungai,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa saat ini pihaknya lebih fokus pada edukasi kepada masyarakat daripada sekadar menangkap buaya.

“Selama ini kami berusaha menangkap buaya yang masuk ke perairan permukiman, tetapi hasilnya kurang maksimal. Sekarang, fokus utama kami adalah edukasi kepada masyarakat. Karena meskipun kami menangkap satu, dua, bahkan sepuluh ekor buaya, itu tidak menjamin serangan tidak akan terjadi. Seperti kejadian terakhir di Hanaut, korban sedang mandi di Sungai Mentaya saat diserang. Jadi edukasi menjadi langkah yang paling penting,” jelasnya.

Muriansyah berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya yang ditimbulkan dari kebiasaan membuang sampah dan bangkai, serta memelihara ternak di sekitar sungai.

“Mudah-mudahan ke depan masyarakat semakin sadar dan mengerti bahwa membuang sampah, membuang bangkai binatang, dan memelihara ternak di sekitar sungai dapat mengundang kehadiran buaya dan memicu konflik dengan manusia,” tutupnya.

(dia/matakalteng)

Share2Tweet2SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Turunnya Daya Beli Masyarakat dan Maraknya Paylater Buah Sekularisme

Next Post

Reformasi Birokrasi Jadi Kunci Peningkatan Pelayanan Publik di Kotim

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Antisipasi Genangan Jelang Penerbangan Perdana Super Air Jet, Bandara H Asan Perkuat Koordinasi dengan Pemkab Kotim

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Belanja Pegawai 30 Persen APBD Bakal Ditinjau, Daerah Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Beban PPPK

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Sempat Tertunda Karena Cuaca, Penerbangan Super Air Jet Diharapkan Perkuat Konektivitas Kotim, Seruyan dan Katingan

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Dishub Kotim Minta Warga Laporkan Truk Besar yang Masih Melintas di Dalam Kota

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Penantian 21 Tahun Menuju Kepastian, Pemkab Kotim Siapkan Hibah Lahan untuk Hindu Kaharingan

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Drainase Ujung Bandara H Asan Jadi Perhatian, Bupati Ingin Runway Bebas Genangan

Selasa, 9 Juni 2026
Load More
Next Post

Reformasi Birokrasi Jadi Kunci Peningkatan Pelayanan Publik di Kotim

Dewan Dorong Penataan Kota Sampit dan Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan

Kapolda Kalteng Tanam Padi Serentak di Sampit

Pembangunan Kotim Jangan Sekadar Citra, Harus Terukur dan Berdampak Nyata

Gubernur Kalteng Hadiri Tanam Padi Serentak, Ajak Anak Muda Bangga Jadi Petani

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK