• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Sabtu, 25 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Tiga Serangan Terjadi Sepanjang 2025, BKSDA Beberkan Penyebab Kemunculan Buaya

Tiga Serangan Terjadi Sepanjang 2025, BKSDA Beberkan Penyebab Kemunculan Buaya

Rabu, 23 April 2025
in Kotawaringin Timur
A A
Foto: MATA KALTENG - Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah.

Foto: MATA KALTENG - Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Kepala BKSDA Resort Sampit, Muriansyah, mengungkapkan sejak Januari hingga April 2025, sudah terjadi sebanyak tiga kali serangan buaya terhadap manusia di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Tiga kasus itu kerap terjadi khususnya di Sungai Mentaya dan anak-anak sungainya. Kasus pertama terjadi pada Januari di Sungai Pasir, Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit.

Baca juga berita lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada Perusahaan Konstruksi di Kotim

Sehari Enam Kali Karhutla, Sejumlah Wilayah Kotim Diselimuti Ancaman Api

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

“Dalam kejadian tersebut, dua orang warga menjadi korban dengan luka di bagian kaki dan tangan. Kemudian pada April ini, terjadi lagi serangan di Desa Hanaut, Kecamatan Pulau Laut, yang menyebabkan satu orang warga meninggal dunia,” ujar Muriansyah, Rabu 23 April 2025.

Menurut Muriansyah, meningkatnya konflik ini disebabkan oleh kerusakan habitat buaya yang berdampak pada ketersediaan pakan alami.

“Dari tiga kejadian yang kami temukan di Kabupaten Kotawaringin Timur, penyebab konflik antara manusia dan buaya adalah rusaknya habitat buaya yang berdampak pada berkurangnya pakan alami. Akibatnya, buaya berpindah ke perairan permukiman dan menetap di sana,” katanya.

Ia mengidentifikasi tiga penyebab utama yang mendorong buaya mendekati pemukiman warga. Pertama, adanya aktivitas pemeliharaan ternak di atas atau di tepi sungai. Kedua, kebiasaan warga membuang bangkai binatang ke sungai. Ketiga, pembuangan sampah rumah tangga ke sungai.

Untuk mencegah konflik, Muriansyah mengimbau warga agar lebih berhati-hati, khususnya saat beraktivitas di sungai.

“Kami mengimbau warga yang biasa beraktivitas di Sungai Mentaya dan anak-anak sungainya agar selalu berhati-hati, terutama pada malam hari. Jangan membuang bangkai binatang, dan hindari memelihara ternak di atas atau di tepi sungai. Hindari juga melakukan aktivitas seperti mandi dan mencuci di sungai,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa saat ini pihaknya lebih fokus pada edukasi kepada masyarakat daripada sekadar menangkap buaya.

“Selama ini kami berusaha menangkap buaya yang masuk ke perairan permukiman, tetapi hasilnya kurang maksimal. Sekarang, fokus utama kami adalah edukasi kepada masyarakat. Karena meskipun kami menangkap satu, dua, bahkan sepuluh ekor buaya, itu tidak menjamin serangan tidak akan terjadi. Seperti kejadian terakhir di Hanaut, korban sedang mandi di Sungai Mentaya saat diserang. Jadi edukasi menjadi langkah yang paling penting,” jelasnya.

Muriansyah berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya yang ditimbulkan dari kebiasaan membuang sampah dan bangkai, serta memelihara ternak di sekitar sungai.

“Mudah-mudahan ke depan masyarakat semakin sadar dan mengerti bahwa membuang sampah, membuang bangkai binatang, dan memelihara ternak di sekitar sungai dapat mengundang kehadiran buaya dan memicu konflik dengan manusia,” tutupnya.

(dia/matakalteng)

Share2Tweet2SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Turunnya Daya Beli Masyarakat dan Maraknya Paylater Buah Sekularisme

Next Post

Reformasi Birokrasi Jadi Kunci Peningkatan Pelayanan Publik di Kotim

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada Perusahaan Konstruksi di Kotim

Sabtu, 25 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Sehari Enam Kali Karhutla, Sejumlah Wilayah Kotim Diselimuti Ancaman Api

Sabtu, 25 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026
Load More
Next Post

Reformasi Birokrasi Jadi Kunci Peningkatan Pelayanan Publik di Kotim

Dewan Dorong Penataan Kota Sampit dan Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan

Kapolda Kalteng Tanam Padi Serentak di Sampit

Pembangunan Kotim Jangan Sekadar Citra, Harus Terukur dan Berdampak Nyata

Gubernur Kalteng Hadiri Tanam Padi Serentak, Ajak Anak Muda Bangga Jadi Petani

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Galian C Ilegal di Talekoi, Diduga Ada Ormas Terseret

Sabtu, 25 Juli 2026

PT PIR Diduga Gunakan Material Ilegal untuk Pemeliharaan Jalan Houling Tambang  PT Hasnur

Jumat, 24 Juli 2026

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026

Tabligh Akbar Bersama Ning Umi Laila, Irawati Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Selasa, 21 Juli 2026

Kotim Sepakati Raperda Penanganan Kawasan Kumuh, Perkuat Dasar Hukum Penataan Permukiman

Senin, 20 Juli 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12235 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5952 shares
    Share 2381 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2790 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK