SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Tahun ini, Pemkab Kotim menargetkan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk yang ke-11 kalinya secara berturut-turut.
Penegasan itu disampaikan oleh Wakil Bupati Kotim, Irawati. Yang mana dirinya telah menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 kepada BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah.
“Kami menargetkan opini WTP yang ke-11 secara berturut-turut. Ini bukan sekadar prestasi administratif, tapi bagian dari komitmen kami dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan keuangan daerah dikelola secara bertanggung jawab,” ujar Irawati, Selasa 15 April 2025.
Selama sepuluh tahun berturut-turut, Pemkab Kotim telah berhasil meraih opini WTP, yang menjadi indikator kuat bahwa pengelolaan keuangan daerah dilakukan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Irawati mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam penyusunan dan pelaporan keuangan secara tertib dan profesional
“Kami bersyukur atas capaian sepuluh kali WTP, namun kami sadar tantangan ke depan tidak lebih ringan. Untuk itu, konsistensi, integritas, dan perbaikan berkelanjutan tetap menjadi fokus utama,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pencapaian ini bukan hanya soal angka dan laporan, tetapi mencerminkan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
“Tata kelola keuangan yang baik adalah fondasi dari pembangunan yang berkelanjutan. Jika pengelolaan anggaran tertib dan efisien, maka program-program untuk masyarakat pun bisa berjalan optimal,” pungkasnya.
Dengan target WTP ke-11, Pemkab Kotim mempertegas langkahnya dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, profesional, dan pro-rakyat.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post