Perlu Integrasi Program Perangkat Daerah dalam Penanganan Stunting

KUALA KURUN – TPPS Kabupaten Gunung Mas melaksanakan rapat persiapan dalam rangka rapat koordinasi (rakor) percepatan penurunan stunting se-Provinsi Kalteng tahun 2025. Rapat ini sebagai tindak lanjut surat Wakil Gubernur Kalteng Nomor: 005/384/V/Bapperida/2025.

“Perlu persiapan matang untuk mengikuti rakor se-Kalteng, karena akan disampaikan data, capaian, dan strategi konkrit dalam percepatan penurunan stunting,” kata Ketua TPPS Kabupaten Gumas Efrensia LP Umbing, Selasa, 15 April 2025.

Baca juga berita lainnya

Dia menuturkan, persiapan matang sangat penting bagi semua jajaran TPPS, sehingga nanti Kabupaten Gumas bisa berperan aktif dan optimal dalam upaya mendukung langkah percepatan penurunan stunting di Provinsi Kalteng.

“Penurunan angka stunting adalah tanggung jawab bersama. Semua lintas sektor harus bersinergi yang mulai dari kesehatan, pendidikan hingga pelayanan sosial,” tuturnya.

Sekarang ini, sudah diterbitkan strategi nasional pencegahan dan penurunan stunting pada periode 2025-2029. Untuk itu, perlu dilakukan review program yang sudah ada, sehingga selaras dengan kebijakan nasional tersebut.

“Kami akan menyusun dan menyampaikan rencana kerja ketika pelaksanaan rakor. Termasuk inovasi yang telah dilakukan sehingga berhasil menurunkan angka stunting,” terangnya.

Dia mengatakan, angka stunting Kabupaten Gumas tahun 2023 turun menjadi 12,9 persen dan terendah se-Provinsi Kalteng. Berdasarkan data dari FPPGM, angka itu diperkirakan turun jadi 10,8 persen tahun 2024.

“Kalau untuk data resmi, kami masih menunggu dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI),” ujarnya.

Untuk pelaksanaan rakor percepatan penurunan stunting se-Provinsi Kalteng dijadwalkan digelar dalam waktu dekat. Tujuan utama rakor ini yaitu memperkuat komitmen daerah dalam mencapai target nasional penurunan stunting yang secara signifikan.

“Kami juga menekankan pentingnya validasi data dan integrasi program antar perangkat daerah, agar langkah yang diambil dalam penanganan stunting bisa lebih terukur dan tepat sasaran,” tukasnya.

(sid/matakalteng)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR