SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor menyebutkan, akan ada sebanyak 37 jenderal turun ke Kabupaten Kotim untuk menyaksikan penertiban kawasan hutan yang dilaksanakan oleh satuan tugas (Satgas) Garuda yang saat ini sudah berada di Kabupaten Kotim.
“Seperti yang kita ketahui bahwa Satgas Garuda sudah mulai melakukan penegakan hukum terkait kawasan hutan yang mana kabupaten Kotim juga menjadi sasaran. Sehingga kemungkinan nantinya ada Koperasi atau plasma yang terkendala atau terhambat karena adanya proses penertiban tersebut,”kata Halikinnor, Minggu 16 Maret 2025.
Lanjutnya, dalam waktu dekat dirinya akan segera menghadiri rapat khusus terkait penertiban Kawasan hutan di kabupaten Kotim ini di Palangkaraya bersama Kepala Kejaksaan Negeri dan seluruh Tim Satgas Garuda.
“Insyaallah hari Selasa 18 Maret 2025 Kotim akan dikunjungi TNI, Bareskrim dan seluruh jajarannya. Ada 37 Jenderal yang datang ke Sampit ini langsung melihat bagaimana penegakan hukum tentang kawasan kehutanan yang ada di Kotim,” bebernya.
Sehingga kemungkinan lanjutnya dengan adanya kegiatan ini kemungkinan akan berdampak kepada masyarakat penerima plasma. Namun dengan adanya penertiban dari pemerintah pusat ini diharapkan perusahaan melaksanakan kewajibannya dengan baik.
“Karena masih banyak kewajiban perusahaan terutama kewajiban plasma 20% dan program CSR yang belum dilaksanakan maksimal, harapan kita mudah-mudahan dengan penegakan hukum ini nanti semuanya menjadi jelas,” ucap Halikinnor.
Sehingga hak-hak masyarakat dan daerah yang selama ini belum diterima secara maksimal bisa diperbaiki dan memaksimalkan. Untuk itu pemerintah Kotim sangat mendukung penegakan hukum ini dilakukan.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post