SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membangun Pusat Pelayanan Kegawatdaruratan Medis atau Public Safety Center (PSC) 119 di Jalan Ahmad Yani Sampit, dengan harapan dapat mempercepat respons medis terhadap keadaan darurat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga, di mana pun mereka berada, dapat merasakan layanan kesehatan yang memadai,” kata Bupati Kotim Halikinnor, Sabtu 18 Januari 2025. Lanjutnya, pentingnya pembangunan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan untuk memastikan akses kesehatan yang lebih baik, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil.
“Fasilitas kesehatan, terutama puskesmas, menjadi prioritas utama dalam pembangunan. Di tahun 2024, kami menargetkan jumlah puskesmas pembantu yang berfungsi dengan baik meningkat signifikan, dan fasilitas yang rusak ringan akan segera diperbaiki,” tegasnya. Menurutnya, pembangunan puskesmas pembantu terus diperhatikan, dengan target 73 unit puskesmas pembantu dalam kondisi baik hingga akhir tahun 2024.
Selain itu, Pemkab Kotim juga telah merehabilitasi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) adalah pengadaan mobil pelayanan keliling (Pusling) yang bertujuan untuk memberikan akses kesehatan langsung kepada masyarakat, bahkan di daerah-daerah yang sulit dijangkau.
“Dengan mobil Pusling dan mobil distribusi kefarmasian, pemerintah berharap bisa memastikan kebutuhan obat-obatan dan layanan medis lainnya sampai ke puskesmas dengan lebih cepat dan efisien,” kata Bupati Kotim Halikinnor, Sabtu 18 Januari 2025. Selain pembangunan fasilitas fisik lanjutnya, Pemkab Kotim juga menaruh perhatian besar pada kebutuhan ketersediaan obat-obatan yang merata.
“Dengan perluasan gedung farmasi kabupaten dan pengadaan mobil distribusi kefarmasian, diharapkan stok obat- obatan bisa lebih terjamin dan dapat sampai tepat waktu ke setiap fasilitas kesehatan,” tegasnya. Dengan berbagai inisiatif ini, Halikinnor berharap dapat menciptakan sistem kesehatan yang lebih baik dan merata. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan adalah dasar yang kuat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kotim secara keseluruhan
“Infrastruktur yang memadai adalah kunci untuk layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih merata bagi seluruh masyarakatnya,” tandasnya. Kemudian membangun sembilan fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas induk, sebagai bagian dari program peningkatan layanan kesehatan. “Kami telah merehabilitasi puskesmas pembantu, perluasan gedung farmasi kabupaten, dan pengadaan 16 mobil Pusling yang akan mempermudah distribusi layanan kesehatan di seluruh pelosok daerah,” ungkapnya.
Sementara terkait mobil Puskesmas keliling yang bertujuan untuk memberikan akses kesehatan langsung kepada masyarakat, bahkan di daerah-daerah yang sulit dijangkau ini. Diharapkan pendistribusian kefarmasian dapat berjalan lancar, dimana kebutuhan obat-obatan dan layanan medis lainnya sampai ke puskesmas dengan lebih cepat dan efisien.
Dengan berbagai inisiatif ini, Halikinnor berharap dapat menciptakan sistem kesehatan yang lebih baik dan merata. Dia juga menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan adalah dasar yang kuat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kotim secara keseluruhan. “Infrastruktur yang memadai adalah kunci untuk layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih merata bagi seluruh masyarakat” tandasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post