SAMPIT – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kotawaringin Timur Raihansyah mengungkapkan, bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kotim telah menunjukkan perkembangan yang signifikan.
“Banyak BUMDes yang kini memiliki status badan hukum dan sejumlah aset yang cukup besar. Ini mencerminkan keberhasilan dalam mengelola unit usaha yang bermanfaat bagi masyarakat setempat,” ujarnya, Sabtu 18 Januari 2025.
Lanjutnya, keberadaan BUMDes sangat strategis, tidak hanya sebagai penyedia layanan publik, tetapi juga sebagai sumber pendapatan bagi desa. Pendapatan tersebut akan kembali dirasakan oleh masyarakat dalam bentuk pelayanan yang lebih baik.
“Bahkan bisa meningkatkan kualitas hidup yang lebih merata. Hal itu bisa dilihat, beberapa desa telah berhasil mengembangkan BUMDes, bahkan memiliki lebih dari satu unit usaha,” ucapnya.
Menurutnya, saat ini terdapat 25 BUMDes yang telah berbadan hukum, tersebar di 10 kecamatan di Kotim. BUMDes ini telah menjalankan berbagai usaha yang memberi kontribusi terhadap pendapatan desa masing-masing.
“Adapun sebaran BUMDes yang berkembang ini ada di Kecamatan Pulau Hanaut, Parenggean, Seranau, hingga Kecamatan Mentaya Hilir Utara dan Talaga Antang,” bebernya.
Tambahnya, setiap kecamatan memiliki satu hingga enam BUMDes yang menjalankan berbagai usaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan ekonomi desa.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post