SAMPIT – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menyebutkan, program beasiswa Gerbang Mentaya terbagi dalam empat kategori. Yaitu kategori kurang mampu, kategori tahap akhir, kategori prestasi akademik, dan kategori prestasi non-akademik.
“Dengan adanya program ini, diharapkan dapat terwujud generasi penerus yang cerdas, terampil, dan siap bersaing di era globalisasi,” ujarnya, Sabtu 11 Januari 2025. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kotim berkomitmen untuk terus berinovasi dalam meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.
Bahkan pada tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Kotim melalui program Beasiswa Gerbang Mentaya memberikan beasiswa kepada 591 penerima, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 471 orang.
“Program Beasiswa Gerbang Mentaya 2024 ini dialokasikan dengan anggaran sebesar Rp 1.700.000.000. Pemerintah berharap beasiswa ini dapat membantu meringankan beban para pelajar dan mahasiswa, serta memotivasi mereka untuk terus berprestasi dalam menuntut ilmu,”tegasnya.
Penerima beasiswa Gerbang Mentaya diharapkan dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk mendalami pendidikan di berbagai jenjang, mulai dari tingkat SMA hingga perguruan tinggi.
“Oleh karena itu, kami terus berupaya memberikan dukungan kepada generasi muda agar dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala masalah biaya”, tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post