SAMPIT – Meskipun Pemerintah kabupaten Kotawaringin Timur telah menyatakan kesiapan diri untuk melancarkan pelaksanaan program makan bergizi gratis dari pemerintah pusat namun pihaknya hingga saat ini masih memikirkan lahan untuk membangun dapur umum di setiap Kecamatan.
“Dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Kotim ada beberapa Kecamatan yang memerlukan pembangunan dapur umum lebih dari satu dengan mempertimbangkan jumlah peserta didik di wilayah itu,”kata PJ Sekretaris Daerah Kabupaten Kotim, Sanggul Lumban Gaol, Sabtu 4 Januari 2025.
Dirinya mencontohkan seperti di kecamatan Mentawa Baru Ketapang yang memiliki sekitar 16.000 peserta didik dari jenjang TK hingga SMA, sehingga memerlukan setidaknya 4 dapur umum untuk memenuhi kebutuhan harian siswa.
“Karena satu dapur umum nantinya yang dibangun hanya memiliki kapasitas memasak hingga 4000 porsi per hari. Sementara untuk pembagian zona distribusi akan dilakukan oleh pihak Kecamatan agar makanan tetap segar dan aman saat didistribusikan,” jelasnya.
Dirinya juga mengatakan, dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan Badan Gizi Nasional pihaknha optimis program ini akan berjalan dengan lancar dan berdampak signifikan bagi kesehatan generasi muda khususnya di Kotim.
“Program ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutaka anak-anak yang membutuhkan asupan gizi seimbang untuk mendukung tumbug kembang mereka,” tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post