SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Kotawaringin Timur menyampaikan fenomena banjir rob telah terjadi di Kabupaten Kotim pada awal Desember 2024 lalu. Tepatnya 5 Desember yaitu sejumlah rumah di kecamatan mentaya Hilir Selatan tergenang banjir yang baru surut keesokan harinya.
“Meski demikian Kami tetap menghimbau masyarakat untuk waspada pasalnya peringatan dini kembali terjadinya banjir rob masih berlaku pada periode 29 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025 mendatang,” kata Kepala BPBD Kotim Multazam, Sabtu 4 Januari 2024.
Tambahnya, khususnya daerah yang berada di pesisir pantai yang berpotensi terjadi banjir rob di Kabupaten Kotim seperti Kecamatan Teluk Sampit, Mentaya Hilir Selatan, Pulau Hanaut dan Mentaya Hilir Utara.
“Dampak banjir rob ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat pesisir tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi di pelabuhan, tambak serta pemukiman sekitar bantaran sungai seperti yang terjadi di Mentaya hilir Selatan beberapa waktu lalu,” bebernya.
Tambahnya, banjir yang terjadi akibat pasang sungai mentaya juga sempat merendam pekarangan warga di Kelurahan Baamang Hulu serta jalan-jalan di sekitar pasar keramat, Kelurahan Baamang Tengah.
“Untuk itu kami sangat berharap kerjasama semua pihak termasuk pemerintah desa, untuk menyebarkan informasi ini kepada masyarakat. Agar jangan sampai ada yang tidak siap menghadapi banjir rob. Terutama agar masyarakat mengambil langkah preventif, seperti menyelamatkan barang-barang penting ke tempat yang lebih aman dan mempersiapkan kebutuhan darurat,” tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post