SAMPIT – Wakil bupati kabupaten Kotawaringin Timur Irawati menyampaikan, pihaknya akan menelusuri Dinas Lingkungan Hidup terkait persoalan menumpuknya sampah di kawasan pusat perbelanjaan mentaya yang ada di kota Sampit Kabupaten Kotim.
Hal itu disampaikannya pada saat melakukan tinjauan langsung ke PPM dan mendapati banyaknya sampah yang belum terangkut sehingga menimbulkan bau tidak sedap.
“Sebenarnya untuk persoalan sampah ini biasanya khusus di PPM sendiri pada saat malam hari sudah dilakukan pengangkutan. Bahkan paling lambat pukul 05.00 WIB sudah terangkut,”ucapnya.
Namun lanjutnya, beberapa hari terakhir Kepala Dinas Lingkungan Hidup memang menyampaikan saat ini mengalami kekurangan motor pengangkut maupun Armada pengangkut sendiri. Sehingga menjadi salah satu kendala dalam pengangkutan sampah tidak hanya di kawasan PPM namun Kota Sampit pada umumnya.
Sementara itu Plt. Kadis DLH Marzuki menyatakan bahwa pengangkutan sampah dari depo ke tempat pembuangan akhir (TPA) akan dilakukan secara bertahap.
“Kami terus berupaya mengoptimalkan dengan tenaga dan fasilitas yang ada untuk membersihkan depo, Kendalanya selama ini adalah selain armada dan alat yang terbatas juga terjadi penumpukan yang berlebih di tempat pembungan akhir, tetapi kami DLH akan berupaya mengatasi agar tidak ada lagi penumpukan”ucapnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post