SAMPIT – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) periode 2024-2025, beberapa bahan pokok mengalami lonjakan harga di sejumlah pasar. Sedikitnya ada lima bahan pokok yang tercatat mengalami kenaikan harga, yakni telur, daging ayam, bawang merah dan putih, sayuran hijau, hingga minyak goreng.
Seperti yang disampaikan salah seorang pedagang pada pasar tradisional pusat perbelanjaan mentaya yaitu Lita, kenaikan harga ini selain dipicu dari permintaan masyarakat yang meningkat namun juga lantaran adanya kenaikan biaya transportasi angkut kebutuhan pokok.
“Seperti harga minyak goreng yang semula paling tinggi Rp 15.000 per liter sekarang menjadi Rp 17.000 per liter. Begitu juga dengan harga telur yang semula paling besar mencapai Rp 53.000 per sap sekarang ada yang lebih dari Rp60.000 per sap,”bebernya.
Dirinya juga menyebutkan harga bawang turut mengalami kenaikan yang semula Rp35.000 per kg sekarang menjadi Rp 45.000 per kg.
Pedagang lainnya Mansur mengatakan, harga daging ayam turut mengalami kenaikan dari Rp 35.000 per kg menjadi Rp40.000 per kg. Sementara harga daging sapi tidak mengalami kenaikan yaitu tetap di harga Rp150.000 per kg.
“Sedangkan untuk harga sayur-mayur seperti kangkung yang biasanya Rp2.000 satu ikat sekarang menjadi Rp5.000 per ikat. Kenaikan harga sayur ini juga disebabkan sejumlah petani mengalami gagal panel lantaran kebun direndam banjir,”bebernya.
Bahkan menurutnya gelombang tinggi saat ini turut mempengaruhi harga kebutuhan di pasar terutama lauk seperti ikan tongkol maupun nila yang saat ini mencapai harga Rp 45.000 per kg.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post