SAMPIT – Desa Sudan yang berada di Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur mengalami bencana banjir pasca diguyur hujan lebat selama beberapa jam pada beberapa hari terakhir, yang mengakibatkan sungai mentaya meluap dan membanjiri permukiman warga.
“Sebanyak 33 kepala keluarga yang terdampak banjir di wilayah itu dengan kedalaman muka air banjir 50 hingga 60 cm di atas permukaan jalan,”kata Kepala BPBD Kotim, Multazam, Sabtu 21 Desember 2024. Menurutnya, berdasarkan pantauan dari petugas lapangan, akibat direndam banjir aktivitas masyarakat di wilayah itu berjalan sangat terbatas meski akses jalan menuju Desa masih fungsional.
“Saat ini kami masih terus mengupdate data terjadi banjir di beberapa wilayah mengingat belakangan ini wilayah kabupaten Kotim kerap kali dilanda hujan dengan intensitas cukup tinggi yang bisa mengakibatkan banjir pada sejumlah daerah,” tegasnya.
Dirinya menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terjadinya bencana hidrometeorologi. Terutama berdasarkan informasi BMKG sepanjang bulan Desember ini akan terjadi hujan lebat, bahkan dari prakiraan cuaca juga terjadi gelombang tinggi.
“Wilayah kabupaten Kotim termasuk wilayah yang rentan terdampak banjir terutama yang berada di pinggiran sungai mentaya. Untuk itu kami juga menghimbau kepada masyarakat yang terdampak banjir agar selalu waspada terhadap arus banjir dan hewan liar,” tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post