SAMPIT – Dalam rangka memperingati hari Vasektomi sedunia dan hari Ibu ke 96 tahun 2024, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (PPPAPPKB) kabupaten Kotawaringin Timur bersama RSUD dokter Murjani Sampit menyelenggarakan pelayanan KB metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) yang termasuk Metode Operasi Wanita (MOW).
Kepala Bidang Kepala Bidang Model Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas PPPAPPKB I Wayan Alap menyampaikan, berdasarkan rencana ada 10 wanita yang akan melaksanakan operasi pada kegiatan ini.
“Kita berharap melalui kegiatan ini dapat membantu masyarakat terutama wanita yang ingin melaksanakan program KB jangka panjang dengan metode MOW. Karena dengan metode ini, selain aman juga akan memungkinkan masyarakat untuk tidak terlalu repot untuk KB rutin,”ujarnya, Senin 2 Desember 2024.
Ditambahkan oleh Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda yakni Asnaniyah, kegiatan ini memang sudah direncanakan jauh hari.
“Dari beberapa pendaftar, ada 10 orang yang memang lolos screening dan mungkin akan kita laksanakan hari ini operasinya. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun,”ucapnya.
Sementara itu Perwakilan BKKBN Kalteng Jeanny Winokan menyampaikan, jika dilihat dari teknik advokasi atau KIA Provinsi Kalimantan Tengah, perlu ditingkatkan.
“Namun terkhususnya kabupaten Kotawaringin Timur dari tahun ke tahun selalu memberikan kontribusi dengan target 1.207 operasi wanita atau dikenal dengan tubektomi,”ujarnya.
Dan diharapkan juga melalui petugas lapangan KB akan memberikan penggerakan-penggerakan kepada wilayah yang ada di setiap desa kelurahan di Kotawaringin Timur, mengingat Kotim termasuk wilayah padat penduduk.
“Sehingga kebutuhan akan MOW ini sangat besar. Oleh karena itu melalui Pemerintah Pusat, Kementerian kependudukan dan pembangunan keluarga atau BKKBN senantiasa memfasilitasi baik dari sarpras maupun kebutuhan-kebutuhan terkait dengan pelayanan MOW, bekerja sama tentunya dengan dinas wilayah masing-masing,”bebernya.
Khususnya di Kotim kata Jeany, sudah terbangun kerjasama dari pemerintah daerah dan Rumah Sakit Daerah seperti saat kegiatan hari ini.
“Dan kami tentunya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pihak rumah sakit yang sudah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan pelayanan Mow ini. Diharapkan hal ini menjadi contoh bagi Rumah Sakit lainnya untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat dalam hal pelayanan KB MOW,”tegasnya.
Dirinya juga berharap, kedepan melalui pelayanan yang diberikan RSUD dr Murjani Sampit ini akan berdampak baik dan tentunya semakin banyak masyarakat yang bisa menerima pelayanan KB MKJP MOW.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post