SAMPIT – BMKG kabupaten Kotawaringin Timur menghimbau dan meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama periode Natal 2024 dan tahun baru 2025.
“Hal ini senada dengan peringatan yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang meminta masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem,”kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kotim, Agus Mulyadi, Kamis 28 November 2024.
Menurutnya, kondisi tersebut dipicu sejumlah faktor diantaranya fenomena La Nina yang mengakibatkan potensi penambahan curah hujan 20 sampai 40 persen. Fenomena ini akan berlangsung mulai akhir tahun 2024 hingga setidaknya April 2025.
“Terdapat pula dinamika atmosfer yang diprediksi pada periode Natal dan Tahun Baru aktif bersamaan seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) dan cold surge,”bebernya.
Cold surge yang bergerak dari daratan Asia (Siberia) menuju wilayah barat RI juga berpotensi menambah intensitas dan volume curah hujan di berbagai wilayah Indonesia.
Sementara itu Plt Kepala BMKG Bandar Udara H Asan Sampit Mulyono Leo Nardo menyampaikan, BMKG menghimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang dan tanah longsor khususnya pada periode Natal dan Tahun Baru 2024 hingga 2025.
“Himbauan ini juga ditujukan kepada perusahaan pelayaran angkutan penyeberangan dan nelayan mengingat fenomena cold surge juga dapat memicu gelombang tinggi yang membahayakan keselamatan aktivitas pelayaran atau penyeberangan serta penangkapan ikan,”ujarnya.
Masyarakat dihimbau terus memonitor informasi perkembangan Cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG yang melalui aplikasi info BMKG ataupun website resmi BMKG.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post