• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Dinkes Sebut Penambahan Rumah Sakit Bukan Solusi

Dinkes Sebut Penambahan Rumah Sakit Bukan Solusi

Rabu, 6 November 2024
in Kotawaringin Timur
A A
Foto:MATA KALTENG - Kepala Dinkes Kotim Umar Kaderi.

Foto:MATA KALTENG - Kepala Dinkes Kotim Umar Kaderi.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur Umar
Kaderi menyampaikan, penambahan rumah sakit bukanlah solusi untuk menguraikan jumlah pasien yang ada di RSUD Dr Murjani Sampit. Karena ditegaskannya persoalan saat ini bukanlah jumlah poli atau Rumah Sakit melainkan jumlah tenaga kesehatan yang tersedia.

Hal itu disampaikannya menanggapinya banyaknya keluhan masyarakat terhadap pelayanan di Rumah Sakit hingga usulan dari berbagai sektor untuk membangun rumah sakit baru baik di dalam kota maupun di luar kota Sampit.

Baca juga berita lainnya

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Turnamen Mandiri Jadi Panggung Pembinaan Pemain Muda dan Penggerak Ekonomi Warga

“Contoh untuk screening saja kita tidak hanya membutuhkan alat tensi darah saja namun kita juga membutuhkan laboragorium kesehatan, namun tidak semua faskes memiliki petugas analisisnya,”ujar Umar, Rabu 6 November 2024.

Untuk itu ujarnya, jika ingin membangun rumah sakit, maka harus diperhitungkan berapa tenaga medis yang dibutuhkan serta dokter spesialis yang dibutuhkan.

“Jika benar di Korim perlu pemekaran Puskesmas atau penambahan Rumah Sakit baik di luar kota ataupun di dalam kota supaya tidak ada penumpukan pasien rawat jalan ataupun rawat inap, perlu diketahui kita memiliki rumah sakit di Samuda dan rumah sakit di Parenggean, namun jangankan dokter spesialisnya dokter umumnya saja masih kurang saat ini,”tegasnya.

Untuk itu lanjutnya, pihaknya berharap lulusan UPR bisa membanjiri dokter-dokter di Kalteng namun yang terjadi saat ini karena UPR ada Universitas Negeri yang penerimanya di seluruh Indonesia, sehingga ketika mereka lulus maka kembali ke kampung masing-masing.

“Saat ini kita dokter di Penyahuan tidak ada dan di Tumbang Kalang juga tidak ada, itu hanya dokter umum belum lagi dokter gigi atau spesialis lainnya seperti analis dan apoteker,”bebernya.

Bahkan disebutkan Umar, saat ini per hari pasiem yang melakukam pemeriksaan radiologi mencapai 200 pasien, dan yang bisa membaca hasilnyan hanya dokter spesialis. Sementara untuk pembacaan hasil itu pun bisa memakan waktu paling cepat 10 menit Jika hasil radiologinya bisa cepat keluar tergantung kekuatan internet yang digunakan.

“Jika satu rekam radiologi saja 10 menit, bisa dihitung kalau ada perekaman radiologi yang harus dianalisis maka dalam waktu 1 hari itu tidak akan cukup. Kami Dinkes selalu memantau baik itu keluhan yang ada di Puskesmas sampai dengan di Rumah Sakit Murjani, setiap ada laporan kami pasti memaknainya sebagai intropeksi kepada kami, karena kita tidak mungkin hanya laporan dari internal saja kalau tidak ada laporan dari luar,”ujarnya.

Menurutnya, bidang kesehatan memang mengalami perubahan yang sangat luar biasa sama halnya pada saat dilanda Covid-19 lalu. Saat ini transformasi bidang kesehatan adalah bagian dari pandemi lalu.

Yang mana ada 6 pilar harus diterapkan, pertama integrasi pelayanan yang sekarang ini sedang kembangkan, kedua rujukan pembiayaan kesehatan, SDM, ketahanan kesehatan, termasuk obat-obatan dan teknologi kesehatan.

“Dan ini wajib kita laksanakan, apabila kita tidak menggunakan RME maka BPJS tidak akan membayarkan klaim kami, karena ini transformasi yang harus kita lakukan sementara internet kita masih kurang bagus,”bebernya.

Namun lanjut Umar, Alhamdulillah 21 Puskesmas di Kotim sudah terintegrasi layanan primer dan rekam medik elektronik yang mana untuk integrasi primer sudah launching pada tanggal 20 September 2024 lalu.

“Akan tetapi kembali lagi kepada persoalan awal bahwa kurangnya tenaga kesehatan hingga ke desa-desa. Bahkan untuk rumah sakit di Samuda yang direncanakan akan naik tingkat menjadi kelas D itu juga tidak bisa melaksanakan operasi jika tidak ada dokter anestesi, dan sekarang ini mereka tidak memiliki dokter anestesi tersebut,”terangnya.

Untuk itu pihaknya ke depan Tengah mengkaji peraturan daerah yang nantinya akan mengatur kontrak kerjasama bagi lulusan beberapa Universitas kedokteran yang ada di Indonesia agar bisa memenuhi kebutuhan dokter spesialis di Kabupaten Kotim dengan minimal kontrak kerja selama 15 tahun.

(dia/matakalteng)

Share3Tweet2SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Penerimaan CPNS Masih Belum Mampu Tutupi Jumlah Pegawai Pensiun

Next Post

Program Kesejahteraan Petani Akan Terus Dilanjutkan HARATI Jilid II

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Turnamen Mandiri Jadi Panggung Pembinaan Pemain Muda dan Penggerak Ekonomi Warga

Minggu, 31 Mei 2026
Kotawaringin Timur

Tantangan Era Digital Jadi Sorotan, Pesantren Dinilai Benteng Pembentukan Karakter Generasi Muda

Sabtu, 30 Mei 2026
Kotawaringin Timur

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026
Load More
Next Post

Program Kesejahteraan Petani Akan Terus Dilanjutkan HARATI Jilid II

Penuh Sampah, Kawasan Jalan Sawit Raya Menyerupai TPA

Pj Sekda Sukamara Pimpin Rapat Integrasi Penataan Aset dan Akses GTRA

Enam Kali Tergugat Tak Hadir, Sidang Sengketa Ahli Waris Dambung Djaya Angin Lanjut Mediasi

Ini Kesimpulan Rapat Kerja Komisi III dan RSUD dr Murjani Sampit

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK