SAMPIT – Pada masa peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan, BPBD kabupaten Kotawaringin Timur mahimbau agar masyarakat selalu berhati-hati terhadap cuaca ekstrem. Terutama karena belakangan ini wilayah Kotim selalu diguyur hujan dengan intensitas tinggi yang bisa saja mengakibatkan terjadinya banjir serta tanah longsor.
“Meski pada pantauan BMKG tidak terdapat pertumbuhan awan signifikan di seluruh wilayah Kotim, namun berdasarkan peta peringatan dini cuaca ada empat Kecamatan yang masuk dalam peringatan dini yaitu Kecamatan Mentaya Hulu Tuan, Tualan Hulu, Cempaga Hulu dan Parenggean,”kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kotim, Agus Mulyadi, Rabu 25 September 2024.
Dijelaskannya, empat kecamatan yang masuk peringatan dini cuaca yaitu berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau Petir serta angin kencang. Sementara untuk 13 Kecamatan lainnya masuk zona kuning atau wilayah potensi meluas.
“Karena beberapa hari ini terus terjadi hujan dengan intensitas tinggi, mengakibatkan untuk hotspot di Kotim mengalami penurunan dari yang sebelumnya pada 23 September terdapat 17 hotspot yang tersebar di 5 Kecamatan, sekarang tersisa satu hotspot di kecamatan Telaga Antang,”bebernya.
Bahkan lanjutnya dari potensi kemudahan terjadinya kebakaran untuk wilayah Kalimantan Tengah khususnya di Kotim sendiri sudah dinyatakan aman. Di mana Kotim sebelumnya sempat masuk dalam zona merah atau sangat mudah terbakar.
“Dan berdasarkan Prakiraan akumulasi curah hujan 24 jam ke depan untuk wilayah Kotim berpotensi terjadi hujan ringan hingga hujan lebat,”tutupnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post