SAMPIT – Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan mendapatkan bantuan penguatan jaringan internet di 24 lokasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Bantuan ini diharapkan dapat mengatasi masalah blank spot dan meningkatkan akses internet di daerah terpencil.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotim Marjuki, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Kotim, khususnya di daerah perdesaan yang selama ini mengalami kesulitan akses internet.
“Alhamdulillah, kita mendapat bantuan untuk penangan blankspot, ada 24 titik yang siap direalisasikan,” ujar Marjuki, Kamis, 12 September 2024.
Diskomknfo telah mengusulkan sebanyak 31 titik untuk pemasangan jaringan internet, dari jumlah tersebut ada 24 titik akan direalisasikan pada tahun 2024 dengan menggunakan teknologi VSAT (Very Small Aperture Terminal).
VSAT merupakan antena parabola kecil yang memanfaatkan satelit untuk jalur komunikasinya, sehingga dapat digunakan di lokasi terpencil.
Diungkapkan pemerataan jangkauan jaringan internet sangat penting, mengingat hampir semua sektor saat ini membutuhkan akses internet untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kotim juga termasuk daerah yang ditetapkan dalam program Smart City, sehingga pelayanan berbasis digitalisasi menjadi salah satu prioritas.
“Tetapi dengan adanya VSAT ini kualitas pelayanan kita di telekomunikasi ini menjadi lebih baik. Kita terus berupaya untuk meningkatkannya,” pungkas Marjuki.
Marjuki berharap bantuan ini dapat direalisasikan sebelum pelaksanaan Pilkada, mengingat pentingnya akses internet untuk komunikasi dan koordinasi, terutama di daerah-daerah blank spot.
“Harapan kami, sebelum pilkada sudah direalisasikan karena ini diharapkan dapat menunjang komunikasi dan koordinasi di daerah pilkada, khususnya di daerah-daerah blank spot yang diusulkan tersebut,” tambah Marjuki.
(dev/matakalteng)




















Discussion about this post