SAMPIT – Ribuan peserta pawai pembangunan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun 2024 mulai berkumpul sejak pagi hari. Ini untuk mendapatkan nomor keberangkatan yang lebih awal pada pawai tersebut.
“Kami sudah standby dari habis subuh supaya kami dapat nomor keberangkatan cepat. Karena nomor peserta sama nomor keberangkatan itu beda,” kata salah satu peserta Happy Prianto, Sabtu 18 Agustus 2024.
Disampaikan, nomor peserta diberikan saat pendaftaran, mereka mendapat nomor 013. Sedangkan nomor keberangkatan diberikan saat peserta tiba di lokasi dengan nomor 010. Jika peserta tiba ke lokasi mendekati acara dimulai maka akan mendapatkan nomor keberangkatan paling akhir.
“Jadi kami harus persiapan dari subuh juga di rumah, apalagi dengan tema kami sekarang memang harus make up dari jam 3 subuh,” ujarnya.
Happy Prianto merupakan peserta dari Perumahan Sinar Fajar yang memerankan lakon sebagai pengantin perempuan. Lakon ini sesuai d ngan tema yang dibawakan pada pawai pembangunan dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan RI tahun 2024.
“Kami membawakan tema Pengganyong atau iring-iringan manten. Ini adat Jawa yang kami bawakan. Saya memerankan lakon pengantin perempuan agar semakin unik,” ujarnya.
Lanjutnya, tema Pengganbyong dengan jumlah 25 orang lebih orang dengan dilengkapi dua penari itu memiliki makna gotong royong, kerukunan dan kebersamaan dengan melestarikan kesenian. Ini mencerminkan negara Indonesia yang Berbhineka Tunggal Ika. Sehingga diharapkan akan terus membawa negara ini maju dengan nusantara baru.
“Kami sudah mempersiapkan secara matang untuk mengikuti pawai ini dengan harapan mempertahankan juara umum katagori pejalan kaki pada tahun 2023 lalu,” harapnya.
Perumahan Sinar yang berada di Jalan Ir. Soekarno Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang pada pawai pembangunan tahun 2023 berhasil meraih juara umum untuk katagori pejalan kaki umum.
(dev/matakalteng)





















Discussion about this post