SAMPIT – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Khairiyah Halikinnor meminta orangtua memastikan anaknya mendapatkan vaksin polio. Ini untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak terhadap virus polio.
“Saya mengajak seluruh orangtua yang memiliki bayi sampai anak usia tujuh tahun memastikan anaknya mendapatkan imunisasi polio,” katanya, Senin 22 Juli 2024. Disampaikan, imunisasi polio akan dilakukan mulai Rabu 23 Juli-6 Agustus 2024 melalui Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahun 2024. Sasaran dari kegiatan tersebut anak usia 0-7 tahun.
Kegiatan tersebut digelar di Puskesmas, Posyandu maupun sekolah. “Mari kita sukseskan PIN Polio 2024. Sehingga anak-anak kita terbebas dari penyakit membahayakan yang mampu melumpuhkan anak-anak. Ciptakan generasi sehat bebas dari polio, ” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi menyebutkan meski Kalimatan Tengah termasuk Kotim tidak termasuk daerah kejadian luar biasa (KLB) namun PIN Polio sebagai antisipasi penyebaran penyakit polio dan kewaspadaan kejadian luar biasa penyakit polio.
“Provinsi yang tidak mengalami KLB dijadwalkan melaksanakan PIN tahap II pada 23 Juli 2024 dalam 2 putaran dengan jarak 2 minggu. Provinsi Kalimantan Tengahtermasuk Kabupaten Kotawaringin Timur daerah yang tidak mempunyai kasus polio, sehingga PIN masuk dalam jadwal tahap II untuk anak usia 0 – 7 tahun dengan jumlah sasaran mencapai 6.000 lebih anak,” sebutnya.
Pencegahan di Kabupaten Kotim perlu dilakukan karena daerah itu merupakan pintu gerbangnya Kalimantan Tengah yang mana pintu masuknya bisa lewat darat, laut dan udara, yang memungkinkan terjadinya penularan polio di wilayah tersebut.
“Ini tanggung jawab kita semua menjaga Kotawaringin Timur dari sebaran penyakit dari daerah lain. Untuk itu, mari kita sukseskan Pekan Imunisasi Nasional Polio tahun 2024 ini,, ajaknya.
(dev/matakalteng)



















