SAMPIT – Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Persandian Kominfo Kotawaringin Timur, Hendra Santoso menyampaikan, dalam rangka kick off penyusunan arsitektur pembangunan sistem pemerintah berbasis elektronik (SPBE) adalah tahapan penting untuk implementasi SPBE di Kotim.
“Dengan tersusunnya arsitektur dan peta rencana disitu akan jelas terlihat apa yang sudah dicapai dan yang belum dan yang harus kita tindaklanjuti untuk menuju SPBE yang lebih baik di Kotim,”ujarnya, Jumat, 21 Juni 2024.
Dirinya berharap, SPBE tersebut bukan cuma mendongkrak nilai indeksnya tetapi betul-betul memberikan dampak yang baik dalam pemerintahan dan memberikan pelayanan publik yang lebih baik, efisen dan efektif.
“SPBE sendiri sudah lama ada di Kotim sejak 3 tahun terakhir kita sudah mendapatkan indeks. Pertama tahun 2021 dengan indeks 1,66, 2022 dengan indeks 2,38 dan 2023 dengan indeks 3,11. Indeks SPBE itu sebenarnya rating yang diberikan pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Pertahanan,”jelasnya.
Jadi lanjutnya, ada indikator-inidkator sebuah kabupatan/kota diminta mengisi secara komputerisasi data. Selanjutnya Kemenpan akan mengadakan setiap tahun itu evaluasi apakah sesuai data yang di isi dengan dilapangan. Dari 47 indikator nantinya akan terlihat seberapa terlaksananya sistem pemerintah berbasis elektronik ini disebuah kabupaten/kota.
“Jadi semakin tinggi indeksnya semakin baik, maksimal indeks itu 4. Tetapi tujuannya sebenarnya bukan mengejar indeks, tetapi dampak dari layanan yang diberikan. Apakah berdampak langsung kepada masyarakat, apakah sudah efisen misal pelayanan publik secara online atau satu pintu, penggunaan aplikasi persuratan srikandi di pemerintahan. Itu seberapa besar dampaknya dan benar atau tidak masyarakat lebih mudah sekarang mengurus perizinan menggunakan secara online,”bebernya.
Jika itu kategorinya betul ujarnya, dan pelaksanaannya benar biasanya indeks akan naik, sehingga yang dikejar pemerintah itu adalah dampaknya. Tetapi indeks tentu juga menggambarkan hal di lapangan.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post