SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mengharapkan ada jalur khusus untuk pemilih disabilitas. Hal itu disampaikan oleh wakil bupati Kotim Irawati pada saat menyaksikan simulasi Pemilu di TPS 17, Kelurahan Sawahan, Kotim.
“Untuk penyelenggara Pemilu saya berpesan agar ada tempat husus pemilihan untuk disabilitas. Tadi saya lihat dalam simulasi itu tidak ada, paling tidak itu ada tempatnya atau jalannya tersendiri khususnya untuk disabilitas dan juga lansia,”katanya, Selasa, 30 Januari 2024.
Jadi ujarnya, jangan disamakan tempatnya dengan pemilih biasa atau masyarakat pada umumnya. Agar pemilih disabilitas ini mendapatkan prioritas dan tidak terlalu lama menunggu di TPS untuk menyalurkan suaranya.
“Apalagi, pemilih disabilitas menjadi salah satu prioritas dalam sosialisasi Pendidikan pemilih. Mereka ini mempunyai hak yang sama dalam pemilu, mereka juga harus dapat dengan merdeka menyalurkan hak pilih,” ujarnya.
Sehingga ujarnya, penyandang disabilitas tidak hanya mengetahui hari pemungutan suara dan tata cara pencoblosan namun juga harus mendapatkan pelayanan prioritas pada saat di TPS agar mereka tetap merasa aman dan nyaman pada saat menyalurkan suara atau hak pilihnya.
“Ke depannya mungkin ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggara Pemilu agar dapat diperhatikan. Karena ini juga merupakan tanggung jawab dari penyelenggara Pemilu agar penyandang disabilitas bisa menyalurkan suara mereka di TPS,”pungkasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post