SAMPIT – Rahasia pertumbuhan sehat anak terletak pada gizi yang tepat. Sehingga para orang tua perlu mengetahui apa saja gizi yang tepat untuk anak, terutama sejak umur 0 tahun agar menghindari terjadinya stunting.
“Pertama tentunya dimulai dari si Ibu sejak mengandung sudah harus memakan makanan bergizi, karena itu juga akan menjadi asupan anak dalam kandungan,”kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, Senin, 16 Oktober 2023.
Lanjutnya, setelah anak lahir, anak harus meminum ASI eksklusif dan makanan tinggi protein. Khusus untuk remaja putri, agar jangan lupa mengkonsumsi tablet tambah darah (TTD).
“Setiap anak perlu mendapatkan nutrisi yang baik di 2 tahun pertama kehidupan guna memastikan pertumbuhan dan perkembangan yang sehat. Dengan memulai praktik nutrisi yang baik sejak dini juga dapat membantu anak untuk mengembangkan pola makan yang sehat. Memang hal ini tidak mudah untuk dilakukan, tetapi tetap harus dipenuhi,”ujarnya.
Pada bayi dengan usia 0–6 bulan, kebutuhan gizi anak yang perlu dipenuhi berasal dari ASI dan/atau susu formula. Saat anak memasuki 7–12 bulan, dirinya masih mendapatkan sebagian besar kalori dan nutrisi dari ASI dan/atau susu formula.
Anak dengan usia 7 hingga 8 bulan, mungkin dapat mengonsumsi ASI atau susu formula sekitar 680–1000 gram atau setara tiga hingga enam sesi menyusui setiap harinya. Anak dengan usia 9 hingga 10 bulan, juga perlu mencukupi kebutuhan susunya sebanyak 680–850 gram per hari atau setara tiga hingga lima sesi menyusui.
“Saat memasuki usia 11 bulan, ibu hanya perlu memberikannya 450680 –gram ASI atau susu formula per harinya atau setara tiga hingga empat sesi menyusui. Saat memasuki usia 12 bulan, jumlah ASI atau susu formula yang perlu dipenuhi sekitar 680 gram per harinya atau setara tiga sesi menyusui. Beberapa ibu telah menyapih anaknya dari konsumsi ASI dan mulai memberikan susu sapi,”pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post