SAMPIT – Sebanyak 24 anggota personil Kepolisian Sektor (Polsek) Mentaya Hulu siap mengawal distribusi logistik pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2023 di Kecamatan Kuayan dan Kecamatan Bukit Santuai untuk disalurkan ke desa-desa.
Kapolsek Mentaya Hulu, Ipda Uberson menyatakan bahwa, pengaman dan pengawasan ini dilakukan saat pelaksanaan Pilkades 2023 yang dilakukan bersama kepolisian dan TNI.
Dimana personil dibagi menjadi dua, untuk wilayah Kecamatan Kuayan berjumlah 11 personil dan Kecamatan Bukit Santuai berjumlah 13 personil Untuk memberikan pengamanan ketat atau pam TPS saat Pilkades di wilayah hukumnya.
“Terhitung dari siang ini untuk pengawalan logistik suara ke kantor Desa sampai besok selesai pemungutan suara, penghitungan suara sampai kotak suara diamankan di kantor Desa,” kata Uberson kepada wartawan ini, Jumat, 22 September 2023.
Dijelaskan Uberson, pelepasan ini dilakukan di halaman kantor Kecamatan Bukit Santuai dengan dilakukan apel kesiapan personil PAM TPS serta pelepasan dan pengawalan Kotak Suara (Logistik) PILKADES 2023 menuju Desa – desa pelaksana di Kecamatan Bukit Santuai.
“Pengawalan anggota Polri berdasarkan Surat Perintah Kapolres Kotim Nomor : Sprin/1515/IX/OPS.1.3./2023. Untuk itu personil dalam PAM TPS ini agar menjaga keselamatan serta kesehatan di tempat pengamanan.
Jaga marwah dan kehormatan institusi dengan berperilaku baik serta bertindak profesional dalam pengamanan. Gunakan pelampung bagi personil yang melaksanakan pengawalan via jalur sungai. Koordinasi dengan KPPS/Panpilkades terkait teknis pengamanan TPS,” jelas Uberson.
Pria dengan pangkat satu balok emas di pundaknya ini menambahkan, bahwa pengiriman logistik TPS Pilkades 2023 dilakukan sesuai karakteristik daerah, untuk Desa yang bisa ditempuh jalur darat dan jalur air menggunakan klotok dilakukan pengamanan dan pengawalan pada hari Jumat tanggal 22 September 2023.
“Melakukan pengamanan dan pengawalan ketat semua tahapan pilkades di wilayah yang melakukan Pilkades 2023.secara melekat selama 24 jam,” tutupnya.
(gus/matakalteng.com)





















Discussion about this post