SAMPIT – Pada akhir pekan ini, sejumlah tempat wisata di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) cenderung berawan. Bahkan secara menyeluruh di wilayah Kotim terjadi penurunan jumlah titik panas, sehingga masyarakat bisa melakukan liburan atau rekreasi bersama keluarga.
“Dari prakiraan cuaca BMKG, untuk wisata Ikon Jelawat, Susur Sungai Mentaya, Pantai Satiruk, Pantai Ujung Pandaran, Pantai Tebing Kalap dan Pantai Sungai Bakau pagi hari cerah, siang berawan, malam berawan dan dini hari hujan ringan,” kata Kepala BMKG Bandar Udara H Asan, Sampit, Musuhanaya, Sabtu 16 September 2023.
Menurutnya, bahkan pada hari ini terjadi penurunan jumlah titik panas di wilayah Kotim yakni sebanyak 25 titik. Sementara daerah Kabupaten Seruyan terdapat 175 titik panas. Kondisi ini lantaran di daerah Seruyan tidak turun hujan.
“Namun memang jika dilihat dari peta potensi kemudahan terjadinya kabakaran di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), Kotim masih termasuk daerah dengan zona merah atau sangat mudah terbakar,” jelasnya.
Maka dari itu lanjutnya, masih diharapkan masyarakat turut aktif menjaga lingkungan terutama juga saat berpergian dan melakukan piknik bersama keluarga agar tidak menghidupkan api yang dapat memicu terjadinya kebakaran di wilayah tersebut yang juga gambar potensi dapat menyebar.
“Karena hingga saat ini angin kencang masih sering terjadi di wilayah kita Kotim, sehingga kondisi ini dapat memicu lebih cepatnya api membesar dan menyebar. Kondisi ini juga membuat ketinggian gelombang cukup berbahaya terutama untuk pelayaran menggunakan perahu kecil, yaitu ketinggian gelombang mencapai 1,0 hingga 2,0 meter,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post