SAMPIT – Dalam satu hari hingga pagi ini 15 Agustus 2023, muncul sebanyak 55 titik panas atau hotspot di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang tersebar di sejumlah kecamatan. Bahkan disinyalir jumlah ini masih bisa bertambah mengingat kondisi cuaca wilayah Kotim yang cukup panas.
“Apalagi di Kotim sendiri secara keseluruhan semua daerah tidak terdapat pertumbuhan awan hujan signifikan, sehingga kondisi ini bisa memperparah cuaca ekstrim panas wilayah Kotim dan bisa memicu bertambahnya hotspot,” kata Kepala BMKG Bandar Udara H Asan Sampit, Musuhanaya, Selasa 15 Agustus 2023.
Disebutkannya, sejumlah daerah yang terdeteksi memiiliki hotspot di wilayah Kotim yakni Mentaya Hilir Selatan, Baamang, Bukit Santuai, Cempaga Hulu, Tualan Hulu, Kota Besi, Mentawa Baru Ketapang, Telawang dan Mentaya Hulu.
“Yang paling banyak di Mentaya Hilir Selatan ada 25 titik. Kondisi ini masih bisa berubah mengingat pantauan satelit terus berlangsung sepanjang hari dan jumlah titik panas ini juga bahkan sudah bisa berubah pada sore hari nanti,” jelasnya.
Sementara untuk potensi kemudahan terjadinya kebakaran ditinjau dari analisa parameter cuaca wilayah Kalimantan Tengah, Kotim termasuk dalam peta zona merah atau sangat mudah terbakar.
“Ini juga dibuktikan selama beberapa hari terakhir terjadi peningkatan hotspot di wilayah Kotim, khususnya di kota Sampit sendiri banyak terjadinya kebakaran hutan dan lahan bahkan suara hilir mudik kendaraan pemadam kebakaran sering kita dengar,” ucapnya.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post