SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan sosialisasi pengkajian kebutuhan pasca bencana (Jitupasna) yang dibuka langsung oleh Asisten III Pemkab Kotim di Pusdalops BPBD Kotim, Selasa 15 Agustus 2023.
“Narasumber dari BPBD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan kegiatan ini di ikuti 30 peserta dari SOPD terkait di lingkungan pemerintah Kotim,” kata Kabid Kedaruratan Dan Logistik, Agus Mulyadi, Selasa 15 Agustus 2023.
Sementara itu Nur Aswad S Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi Kalteng menerangkan bahwa, Jitupasna dimana kejadian bencana alam/non alam seperti banjir dan karhutla menyebabkan rusaknya infrastruktur maupun gangguan kesehatan pada manusia.
“Sehingga memerlukan perbaikan atau pemulihan seperti pada infrastruktur perbaikan atau bangun ulang jalan, jembatan dan bangunan. Melalui dana pemerintah sehingga dibangun kembali seperti sarana vital (gedung, jembatan, dan jalan) dan perbaikan fisik dan kejiwaan terhadap korban setelah bencana usai,” jelasnya.
Sektor perbaikan yang dapat diberikan melalui BPBD/BNPB adalah sektor perumahan, infrastruktur, ekonomi, sosial. Yaitu untuk Kotim sendiri pada periode 2019 sampai 2020 untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana pembangunan infrastruktur dengan dana hibah sebesar Rp 5.681.500.000 dan di tahun 2015 sampai 2016 Rp 6.450.543.000.
“Tim SKPD terkait mampu menghitung kerugian akibat bencana dan menyusun kebutuhan untuk memulihkan kerusakan atau kerugian dampak bencana terutama fasilitas vital masyarakat dengan prinsif build back better, safer and sustanable (membangun lebih baik, aman dan berkesinambungan),” ungkapnya.
(dia/matakalteng.com)




















Discussion about this post