SAMPIT – Expo Nur Mentaya yang akan diselenggarakan bertepatan dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) pada 26 Juli 2023 itu akan digelar di lahan milik Kecamatan Baamang.
“Saya menyampaikan kepada masyarakat yang mungkin rumahnya berada di kawasan Nur Mentaya, Insya Allah kami selaku panitia penyelenggara Expo akan berkolaborasi dengan stakeholder terkait baik itu dari Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengatur lalu lintas, ” kata Ketua Panitia Expo Nur Mentaya Rahmat Kotim, Kamis 13 Juli 2023.
Kegiatan itu disampaikan Rahmat tidak diselenggarakan di sisi kanan kiri jalan kawasan Nur Mentaya, melainkan meminjam lahan kosong milik Kecamatan Baamang yang sangat presentatif dan strategis karena masih satu kawasan ikon baru Kota Sampit.
Disebutnya, lahan tersebut memiliki luas panjang 100 meter dan lebar 60 meter dengan kapasitas 50 stand ditambah sekitar 40 tempat untuk UMKM pedagang kuliner atau PKL. Saat ini kawasan tersebut tengah dipersiapkan dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup(DLH) maupun PUPR.
“Jadi pengaturan parkir bisa dilakukan dengan baik, sehingga kemacetan bisa diminimalisir. Kami mohon dukungan masyarakat untuk mensukseskan kegiatan ini, karena kegiatan ini mampu menghidupkan kembali pedagang di Terowongan Nur Mentaya serta memperkenalkan wisata baru itu,” ujarnya.
Sementara Kepala Bidang Perparkiran dan Keselamatan Dishub Kotim Ahmad Taufik mengungkapkan untuk mencegah terjadinya kemacetan, pihaknya akan menerjunkan personel yang telah ditunjuk.
“Kalau untuk pengelolaan parkir itu ada pihak ketiga. Tapi untuk teknisnya akan dikupas dulu. Kami juga akan melakukan rekayasa lalu lintas supaya nanti para pengunjung yang melintas merasa nyaman dan terselamatkan, ” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)






















Discussion about this post