SAMPIT – Untuk memenuhi ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sebanyak 500 ekor sapi asal Madura yang diangkut menggunakan kapal khusus hewan KLM tiba di Pelabuhan H. Ibur Sampit. Walaupun IdulAdha 1444 Hijriah masih satu bulan lagi, namun antisipasi ketersediaan hewan kurban sudah mulai dilakukan.
Penanggung Jawab Karantina Pertanian Palangka Raya Wilker Sampit, Agung Rahmadi mengatakan, bahwa sapi sebanyak 500 ekor tersebut tiba di Sampit dengan dua kali kedatangan dalam satu hari. Kedatangan pertama, sebanyak 220 ekor sapi tiba pada pagi hari dan kedatangan kedua sebanyak 270 270 ekor sapi tiba pada sore harinya.
“Menghadapi hari raya IdulAdha 1444 H ini, semakin meningkat lalu lintas kedatangan sapi, khususnya dari Madura,”katanya, saat diwawancarai, Selasa 30 Mei 2023.
Dijelaskannya, kedatangan sapi tersebut diperkirakan akan ada kembali pada keesokan harinya di pelabuhan Kota Sampit. Sementara itu, untuk pendistribusian sapi yang datang dari Madura ke Sampit sendiri ada yang langsung ke tempat pembeli dan juga ada yang ke tempat penampungan.
“Biasanya ada beberapa pemilik, nanti mereka akan distribusikan ke kandang mereka masing-masing,” Lanjutnya. Untuk saat ini, sapi yang masuk melalui pelabuhan Sampit berasal dari Madura. Akan tetapi, sapi yang satang juga ada yang berasal dari Kalimantan Selatan, Batulicin dan juga dari Makassar.
“Ada yang melalui Kalimantan Selatan, Batulicin dan sebagainya. Dari informasi yang kami dapat juga ada dari Makassar, tapi untuk data lengkapnya kami tidak pegang itu. Karena data ada di karantina di Kalimantan Selatan,” tuturnya.
Berdasarkan izin, lanjut Agung Rahmadi, sapi yang tiba di Sampit memang untuk didistribusikan di daerah Kotim. Namun setelah dilakukan karantina dan dibawa ke kandang pemiliknya, maka hewan tersebut dipersilahkan untuk dibawa keluar daerah Kotim.
“Kalo karantina nya sudah selesai dan sudah dibawa ke kandang pemiliknya dipersilahkan bila mau dibawa melalui jalur darat, itu misalkan ke Seruyan atau Pangkalan Bun, silahkan saja yang penting rangkaian pemeriksaan karantina sudah selesai,”pungkasnya.
(gus/matakalteng.com)





















Discussion about this post