SAMPIT – Pemerintah Desa (Pemdes) Bagendang Tengah Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai mempersiapkan alat pemadam untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Kami mulai mempersiapkan seperti pengecekan mesin pompa masih berfungsi atau tidak. Kemudian selang dan kendaraan seperti mobil profil dan motor serta lainnya harus dipersiapkan sekarang,” kata Kades Bagendang Tengah Untung Sukardi, Jumat 26 Mei 2023.
Lanjutnya selain alat, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) juga mulai disiagakan. Disampaikan, hal tersebut harus dipersiapkan karena Kotim tengah menghadapi cuaca panas saat ini.
Selain itu, berdasarkan status yang telah ditetapkan pemerintah daerah, Kotim berstatus siaga darurat bencana karhutla lantaran akan menghadapi puncak panas mulai Juli hingga September 2023 mendatang. Dikhawatirkan pada kondisi tersebut akan rawan karhutla di sejumlah titik yang ada.
Seperti yang ada di Desa Bagendang Tengah disebutkan Untung, di wilayahnya telah ada titik yang dinyatakan rawan atau spot api yang sudah dipetakan. Itu dikarenakan hampir setiap musim kemarau seperti sekarang selalu terjadi karhutla.
“Persiapan ini agar tidak ada kendala sewaktu-waktu diperlukan peralatan Damkar sudah siap, karena di Desa Bagendang Tengah sering terjadi karhutla ada spot-spot api yang sudah dipetakan atau awas bahaya api apa bila sudah memasuki musim kemarau. Tapi kami tetap berharap tidak ada karhutla nantinya,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)




















Discussion about this post