SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) akan menggelar pesta rakyat “Hasupa Hasundau” dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Kotim pada Sabtu (7 Januari 2023) di Terowongan Nur Mentaya. Tentu masyarakat akan memadati kawasan tersebut dan sulit menentukan tempat parkir.
“Kegiatan akan dipusatkan di Terowongan Nur Mentaya mulai dari Bundaran Tjilik Riwut sampai Bundaran Semekto,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kotim Johny Tangkere, Jumat 6 Januari 2023.
Diprediksi, ribuan masyarakat Kotim akan bertambah ruah di kawasan tersebut. Sehingga pihaknya telah mengatur lalulintas dan tempat parkir. Agar masyarakat tidak bingung nantinya menentukan jalan yang dilalui hingga tempat parkir saat berkunjung ke kegiatan Hasupa Hasundau tersebut.
“Jadi Jalan Tjilik Riwut mulai Bundaran Dasmon Ali sampai Semekto kami tutup. Kemudian jalur cepat dua sisi dan lambat sebelah timur itu juga. Karena jalur lambat tersebut akan dilalui oleh kendaraan forkopimda,” terangnya.
Sementara yang dibuka adalah jalur lambat sebelah barat karena di sana sebagai jalur mendesak atau untuk melintas warga yang tinggal di sekitar situ. Meski demikian, jalur tersebut tetap akan disterilkan tidak ada boleh parkir kendaraan maupun yang berjualan.
“Penutupan bagi orang melintas mulai pukul 15.00 WIB sore. Kecuali itu hanya untuk warga yang mau menuju ke kegiatan. Sedangkan penutupan total akan pada pukul 18.00 WIB sampai selesai, yang boleh melintas hanya forkopimda,” tegasnya.
Sedangkan untuk tempat parkir pengunjung pihak Dishub telah menyediakan beberapa titik. Seperti sebelum Jalan Wengga Metropolitan atau 45 derajat di jalur cepat dan jalur lambat, stadion, gedung ekspo, stadion mini.
“Kemudian kami juga menyiapkan jalan keluar dari Bundaran Semekto ke arah luar Tjilik Riwut sebagai parkir. Masyarakat nanti bisa memilih tempat parkir dari titik yang kami sediakan. Semoga itu cukup buat menampung parkir pengunjung Hasupa Hasundau nantinya,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)




















Discussion about this post