SAMPIT – Bagi para nelayan dan juga pelayar lainnya diimbau waspada atau menunda pelayaran dengan mempertimbangkan keselamatan, yakni melihat kondisi cuaca serta perkiraan ketinggian gelombang.
“Prakiraan tinggi gelombang pada 4 Januari 2023 ini tepatnya pada pukul 13.00 WIB dari 2 hingga 4 meter, begitu juga dengan ketinggian gelombang pada pukul 19.00 WIB,” kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Bandar Udara H Asan Sampit, Musuhanaya, Rabu 4 Januari 2023.
Sementara lanjutnya, untuk tanggal 5 Januari 2023 mendatang pada pukul 13.00 WIB diperkirakan ketinggian gelombang dari 0,5 meter hingga 4 meter, berlaku juga pada pukul 19.00 WIB.
“Berdasarkan pantauan dari data satelit Himawari tanggal 4 Januari 2023, arah angin dari arah Barat menuju Timur. Harap ini juga menjadi perhatian,” tegasnya.
Sebelumnya, kapal dari Dharma Lautan Utama (DLU) juga sempat menunda keberangkatan untuk beberapa hari lantaran kondisi cuaca yang kurang mendukung dan ketinggian gelombang yang cukup berbahaya untuk pelayaran.
“Beberapa minggu terakhir cuaca kurang bagus. Kita bisa kembali berlayar ketika pergerakan gelombang di laut cenderung landai atau menurun,” kata Manager DLU Cabang Sampit, Hendrik Sugiharto.
Diketahui, saran keselamatan yang harus diperhatikan untuk risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran yakni, bagi Perahu Nelayan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
Sementara Kapal Tongkang, kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, Kapal Ferry kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. Kemudian kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar, kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post