SAMPIT – Kesadaran masyarakat Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tentang pentingnya mendahulukan kendaraan prioritas (Damkar, Ambulans, mobil yang memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas dan kendaraan pimpinan Negara Republik Indonesia) masih kurang.
Salah seorang relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kotim, Jul merasa kecewa atas kurangnya kesadaran masyarakat Sampit tentang kendaraan emergency maupun kendaraan prioritas.
“Kendaraan emergency seharusnya menjadi perhatian masyarakat dan prioritas mereka serta harus bisa memberikan jalan, karena memang kami ini harus cepat dan tepat waktu menuju tujuan demi menolong nyawa seseorang yang kami bawa,” kata Jul, Selasa, 25 Oktober 2022.
Dikatakannya juga, Jika ada ambulans yang mengangkut orang sakit lewat, mobil presiden pun harus memberikan jalan. Terkadang ada juga pengendara yang nekat menghalang-halangi laju ambulans yang membutuhkan waktu sesegera mungkin sampai di rumah sakit untuk menolong pasien.
Sementara itu ditambahkan Jul, di beberapa negara maju, pengendaranya sudah sangat sadar untuk memberikan jalan kepada kendaraan darurat. Di Jerman, ketika suara sirine ambulans terdengar, para pengendara langsung ke pinggir dan memberi ruang untuk ambulans.
“Memang kalau kita mengacu pada negara maju, saya rasa sangat jauh sekali kesadarannya, terutama di daerah kita ini. Semoga kedepannya masyarakat lebih paham bagaimana pentingnya kendaraan kami lewat, karena disitu ada nyawa yang harus kami selamatkan,” tutupnya.
(gus/matakalteng.com)




















Discussion about this post