SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengapresiasi Kelurahan Baamang Hilir yang telah meluncurkan aplikasi Nampak Kamangat Pahari atau ENKPE yang mampu mempermudah masyarakat dalam kepengurusan surat keterangan kependudukan di kelurahan setempat.
“Saya menyambut baik dan apresiasi atas diluncurkannya aplikasi ENKPE yang merupakan salah satu inovasi bagus sekaligus bukti bahwa Kelurahan Baamang Hilir terus berbenah diri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya saat peluncuran perdana aplikasi ENKPE, Kamis 9 Juni 2022.
Menurutnya, aplikasi tersebut mampu menghindari terjadinya pungli karena masyarakat cukup melakukan proses pembuatan surat keterangan di rumah dengan menggunakan telepon seluler (Ponsel).
“Tidak perlu datang ke kantor tinggal lewat ponsel untuk mengunggah apa yang menjadi persyaratan ini akan sudah bisa diproses. Ini tentunya banyak sekali keuntungan dari berbagai sisi pertama waktu, kedua juga biaya dan ketiga juga terhindar dari pungli,” paparnya.
Dirinya pun menginginkan agar aplikasi ini bisa diterapkan juga untuk seluruh desa yang ada di 17 kecamatan. Karena ini juga langkah untuk mendukung terciptanya Kotim sebagai Smart City atau kota cerdas.
Sementara Lurah Baamang Hilir Laili A. Faujan mengungkapkan, untuk memberikan keefektifan dan efisien dalam pelayanan kepada masyarakat. Tujuannya adalah supaya masyarakat mempunyai kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan oleh kelurahan ini.
“Jadi masyarakat cukup mengklik situs yang kami siapkan kemudian mendaftar sesuai dengan identitas yang ada di KTP dan datanya setelah terdaftar, mereka tinggal memilih surat keterangan yang mau dibuat, tinggal mengklik kemudian mengupload persyaratan sesuai dengan surat yang diajukan. Kemudian akan diproses ditandatangani secara elektronik kemudian diberi barcode. Baru bisa di print,” paparnya.
Disebutnya aplikasi ini bisa melayani sebanyak 12 surat keterangan kependudukan yang banyak diperlukan masyarakat, seperti surat keterangan domisili. Sekalipun begitu, pihaknya juga tetap melayani secara offline bagi masyarakat yang tidak memiliki fasilitas lebih.
“Untuk offline masih jalan untuk warga yang tidak mempunyai Hp itu bisa dibantu karena kami sudah menyiapkan satu Hp khusus yang bisa digunakan warga. Semoga apa yang kami lakukan ini bermanfaat bagi masyarakat kami,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post