SAMPIT – Sejumlah sampah medis berupa jarum suntik hingga sarung tangan dan masker ditemukan di dekat pemukiman RT 41 Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Ketua RT 41, Rasyidi mengatakan, penemuan sampah medis ini berawal ketika pihaknya melakukan gotong royong pada sore hari (Rabu, 2 Februari 2022). Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk membersihkan sampah yang dibuang masyarakat sembarangan. “Kami berencana membersihkan sampah yang dibuang oleh warga di pinggiran Jalan Ir Soekarno. Ternyata lokasi itu, kami menemukan banyak sampah medis,” katanya.
Rasyidi menyebut, sampah medis itu berupa bekas jarum suntik, botol obat atau ampul, masker, sarung tangan karet, kotak obat dan sejumlah dokumen dari sejumlah klinik yang ada di Kotim. Sampah medis tersebut cukup banyak dan berserakan. Dirinya khawatir jika jarum suntik itu mengenai warga yang memang biasanya ada warga yang merumput untuk pakan sapi di area tersebut. “Tentu ini sangat membahayakan karena tidak sedikit ditemukan bekas jarum suntik. Dan memang sepertinya tidak sekali orang membuang sampah medis disini,” sebutnya.

Dinilai sangat membahayakan dan tidak sesuai dengan prosedur, pihaknya pun melaporkan kasus pembuangan sampah medis di area yang masih jalur hijau tersebut ke dinas terkait yaitu Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Kotim. “Semoga ada tindak lanjut dari dinas tersebut terkait pembuangan sampah limbah yang belum diketahui asal usulnya ini,” harapnya.
Tidak hanya itu, pihak berwajib juga telah melakukan pengecekan dan mengambil sejumlah barang bukti dari sampah medis itu, untuk dilakukan tindakan lebih lanjut. “Ini jalur hijau bukan tempat buang sampah. Mungkin masyarakat yang belum sadar saja yang buang sampah disini padahal sudah dipasang spanduk dilarang buang sampah di sini,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post