SAMPIT – Pengembangan sport center yang ada di Jalan Jendral Sudirman, Km 6 Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) perlu pertimbangan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP). Hal ini disampaikan Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (PUPRKP) Muhammad Wijaya Putra.
“Sesuai dengan master plan yang ada, serta pengembangan hutan kota seluas 294 hektare. Dari luasan 67 hektar, lahan yang sudah dikuasai Pemkab seluas 64 hektar di kawasan sport center itu. Akan terdapat empat pengembangan utama di Sport Center, yakni arena road race, grasstrack, kolam renang, dan run way aero sport dengan lebar 80 meter dan panjang 350 meter,” kata Wijaya, Selasa 9 November 2021.
Menurutnya, pemerintah juga merencanakan pembangunan City Tour yang perlu mempertahankan Pelabuhan Sampit sebagai jalur heritage sejarah, yang didirikan sejak zaman Belanda. “Dalam hal ini, PT Pelindo III menyepakati pengembangan Pelabuhan Kota Sampit diperuntukkan sebagai pelabuhan khusus angkutan penumpang,” tegasnya.
Yang mana nantinya, aktivitas bongkar muat akan dialihkan ke Pelabuhan Bagendang dan Pelabuhan Sampit akan diarahkan sebagai pelabuhan angkutan penumpang. Sedangkan untuk angkutan logistik, barang, dan pertambangan akan diarahkan melalui jalur lingkar utara dan selatan. Termasuk pergudangan diharapkan kedepan ditempatkan di lingkar utara dan selatan.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post