SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menerima bantuan beras dari Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang ada di wilayah setempat. Bantuan sebanyak 25 ton yang diperuntukkan warga terdampak banjir tersebut diterima oleh Wakil Bupati Kotim, Irawati, Selasa, 31 Agustus 2021.
“Beras itu nanti akan kami salurkan langsung kepada warga yang terdampak banjir. Beras sebanyak 25 ton itu menjadi 5 kg,” kata wakil dari Bupati Kotim, Halikinnor.
Berdasarkan laporan terbaru, jumlah desa yang terdampak banjir kembali bertambah, totalnya ada 50 desa, salah satunya adalah Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi. Sehingga direncanakan, Irawati yang akan langsung berangkat untuk mendistribusikan beras tersebut.
“Disana ada 301 KK yang terdampak banjir. Karena kebanyakan rumah mereka di pinggir sungai jadi terdampak. Mudahan sore ini dapat kami salurkan beras ini,” sebutnya.
Irawati mengungkapkan, banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Kota Besi itu lantaran meluapnya air sungai, dan juga diwilayah tersebut merupakan tempat bertemunya dua arus, yakni Sungai Mentaya dengan Tualan.
“Banjir yang terjadi disana karena kiriman dari hulu ditambah lagi wilayah sana ada pertemuan dua arus, jadi biasanya cukup lama, banjirnya bisa berbulan-bulan,” ucapnya.
Saat ini total KK yang terdampak banjir mencapai 4.238. Ribuan KK tersebut berasal dari 6 kecamatan, yaitu Antang Kalang, Bukit Santuai, Kota Besi, Tualan Hulu, Telaga Antang dan Mentaya Hulu.
“Kalau sebelumnya mencapai 3 ribuan, sekarang ada 4 ribu sekian. Kami harap bantuan ini dapat membantu keluarga kita yang terdampak,” tutupnya.
(dev/hab/matakalteng.com)



















Discussion about this post