SAMPIT – Tidak hanya membantu memadamkan kebakaran, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) juga bisa membantu warga yang kesulitan melepaskan cincin yanh tersangkut dijari akibat terlalu lama dipakai hingga sulit dilepaskan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim Rihel mengatakan, pihaknya sudah sering membantu masyarakat melepaskan cincin dari tangan. Selain itu pihaknya juga sering membantu evakuasi ular dan juga sarang lebah.
“Kemarin Senin 7 Juni 2021 personil kami juga membantu melepaskan cincin Ibu Mursinah (56), warga Jalan Rangkas 2, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, yang mengalami pembengkakan pada tangan kirinya.
Akibatnya, jarinya kesakitan karena cincin semakin menyempit,” ujar Rihel, Rabu 9 Juni 2021.
Lanjutnya, pembengkakan tangan korban sebenarnya bukan karena cincin namun karena sempat mengalami kecelakaan dan tangan kiri korban mengalami cidera.
“Akhirnya tangannya bengkak dan cincin yang digunakan tidak bisa dilepas, membuat jari korban semakin sakit. Keluarganya sudah mencoba melepaskan namun masih tidak bisa,” ungkap Rihel.
Akhirnya keluarga korban meminta bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim untuk melepasnya. Dimana cincin dipotong menggunakan tenaga mekanis yang akhirnya membuat cincin bisa dilepas dari jari korban.
“Cincin yang dilepas ada dua, di jari manis dan jari tengah,” tegasnya.
Menurut Rihel, bagi masyarakat yang mengalami hal serupa tidak perlu ke rumah sakit. Namun bisa menghubungi pihaknya, karena itu salah satu tugas dari mereka.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post