SAMPIT – Persiapan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 52 tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang dilaksanakan di Kecamatan Bukit Sentuai sempat terkendala oleh pembuatan dekorasi.
“Semuanya sudah siap hanya tinggal dekorasi lantaran memang bermasalah pada pencairannya karena didalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Anggaran sebesar Rp 365 juta dan seharusnya melalui lelang, tapi waktunya tidak sempat,” kata Camat Bukit Sentuai, Pungkal, Kamis 4 Februari 2021.
Sehingga, sebagian ada yang mengusulkan Anggaran tersebut penggunaannya dibagi dua, yaitu untuk pengunaan panggung dan dekorasi. Namun hal itu tidak sesuai dengan peraturan yang ada, sehingga pihak pelaksana tidak berani menandatangani kontrak tersebut. Akibatnya untuk penataan dekorasi sempat tertunda.
“Karena tidak sesuai jalur, kami tidak berani tandatangan,” terangnya.
Namun hal ini telah pihaknya koordinasi dengan ketua MTQ Kabupaten dan Pemerintah setempat, sehingga pelaksanaan MTQ ke 52 yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 sampai 9 Februari 2021 dapat dilakukan sesuai dengan yang direncanakan.
“Kami saling berkoordinasi dengan ketua MTQ Kabupaten dan beberapa pejabat, dan jalan keluarnya akhirnya kita iuran untuk itu,” papar Pungkal.
Diketahui bahwa Kecamatan Bukit Sentuai merupakan salah satu wilayah terpencil di Kotim, sehingga untuk penerangan seperti PLN hingga saat ini belum terjangkau, untuk mengatasi hal itu, pihaknya pun menggunakan mesin Genset.
“Listrik kita pakai ganset tidak ada kendala yang penting ada uang untuk beli minyak,” tambahnya.
(dev/matakalteng.co.id)





















Discussion about this post