Durhaka! Tidak Terima Dinasehati, Anak Bacok Ibu Kandung

SAMPIT – Seorang anak berinisial FN nekat menghabisi nyawa ibu kandungnya lantaran tidak terima di nasehati. Korban yang berusia 70 tahun itu tewas dengan sejumlah luka bacok di bagian tubuhnya.

Saat di konfirmasi, Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel diwakili Kapolsek Anang Kalang, Ipda Rino membenarkan adanya kasus pembunuhan di wilayah hukumnya. Peristiwa sadis ini terjadi sekitar pukul 02.30 wib, di Jalan Jatta, Desa Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Baca juga berita lainnya

“Korban berinisial BU meninggal dunia di lokasi kejadian. Terdapat beberapa luka sobek akibat senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya,” kata Kapolsek Antang Kalang, Rabu, 8 Januari 2020.

Sebelum tragedi berdarah ini terjadi, korban sempat melaksanakan shalat tahajud. Selepas itu, korban memanggil tersangka dan menasehatinya agar tidak terpengaruh oleh pergaulan yang menyimpang dari norma agama.

Merasa tidak terima, pria berusia 35 tahun itu pun mengambil sebilah mandau dan langsung membacok ibunya dengan membabi buta hingga korban meninggal dunia. Berbeda dengan pelaku pembunuhan lainnya, FN tidak melarikan diri, tetapi mendatangi sebuah mushola yang ada didekat rumahnya.

Di sana pelaku mengaku kepada warga telah membunuh ibu kandungnya dan meminta untuk segera dimakamkan. Mendengar hal itu, warga terkejut dan langsung bertandang ke rumah korban. Di lokasi ini mereka mendapati jasad korban terbaring di atas tempat tidur dengan kondisi yang mengenaskan. Darah berhamburan dimana-mana. Warga pun langsung mengamankan pelaku dan menyerahkannya ke aparat kepolisian setempat.

“Korban meninggal dunia dengan luka sobek di leher bagian belakang, tangan kiri dan kanan. Pelaku telah kami amankan begitu juga barang buktinya. Pelaku juga telah kami tetapkan sebagai tersangka dalam.kasus ini,” jelas Kapolsek Antang Kalang.

(shb/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR