SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar bersikap dil dan transparan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah serta bupati dan wakil bupati Kotim yang akan digelar pada tahun ini.
“Ini adalah tantangan berat untuk KPU dan Bawaslu. Bekerjalah secara jujur, adil dan transparan. Jangan memihak kepada salah satu paslon. Bekerjalah secara profesional,” kata Supian Hadi, Kamis, 2 Januari 2020.
Dengan menjunjung tiga sikap tersebut dinilai dapat menjaga kondusifitas kemanan dan ketertiban masyarakat. Sebab apabila dua instansi ini memihak kepada salah satu pasang calon maka akan berdampak negatif pada keberlangsungan pesta demokrasi itu nantinya.
Tahun politik kerap kali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggungjawab untuk melakukan perpecah-belahan sehingga kondusifitas kamtibmas terganggu. Sebab itu Bupati Kotim yang sudah menjabat selama dua periode ini mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh hal apapun.
“Bekerjalah secara profesional. Kejujuran, adil dan transparan adalah kunci utama. Mari sama-sama kita jaga kondusifitas daerah dan ciptakan situasi kamtibmas yang aman, tentram dan damai. Buktikan bahwa masyarakat Kotim sudah cerdas dalam hal apapun,” tukas Supian Hadi.
(shb/matakalteng.com)




















Discussion about this post