SAMPIT – Menyambut bulan suci Ramadan tahun 2025, Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) kabupaten Kotawaringin Timur menggelar kegiatan bakti sosial melalui donor darah massal yang diselenggarakan di klinik Muhammadiyah Sampit Jalan RA Kartini nomor 1 Sampit pada 23 Februari 2025.
“Sebagai salah satu kegiatan dalam menyambut bulan suci Ramadan, kami melaksanakan kegiatan di sekretariat Muhammadiyah kabupaten Kotawaringin Timur bekerjasama dengan PMI Kabupaten Kotim melaksanakan donor darah massal khususnya di klinik Muhammadiyah Sampit,” kata Ketua PDM Kotim Livenur Hasny, Minggu 23 Februari 2025.
Menurutnya, kegiatan ini juga merupakan salah satu respon dari keinginan para kader serta masyarakat sekitar yang ingin melaksanakan donor darah. Yang mana kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dan akan dilanjutkan dengan kegiatan ramadan yakni kajian ibadah puasa menjelang Ramadan diruang aula sekretariat oleh Khairul Anam, diikuti majelis dan organisasi otonom Muhammadiyah.
Selanjutnya direncanakan kegiatan bazar dan sapari Ramadan ke seluruh Pengurus cabang Muhammadiyah se Kotim (21 PC Muhammadiyah) berupa buka puasa bersama dan tausyiah keseluruh masjid Muhammadiyah se Kotim dengan Ketua panitia, Dr Alivermana Wiguna.
“Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya dan warga Muhammadiyah khususnya. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat serta kader yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ungkpanya.
Ia berharap, kedepannya kegiatan serupa bisa dilaksanakan setiap tahun dan dalam skala yang lebih besar agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas pula untuk masyarakat.
“Kegiatan donor darah ini hanya satu hari kita laksanakan di mana pendonor sebelum mendonorkan darahnya akan dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu oleh staff kita, dengan usia minimal pendonor 17 tahun serta berat badan minimal 50 kg,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua bidang Majelis Pelayanan kesehatan Umum dan sosial (MPKU) Muhammadiyah Kotim Agus Mulyadi menyatakan, bahwa kegiatan donor darah merupakan bagian dari program kerja MPKU dan merupakan bentuk partisipasi aktif Muhammadiyah kepada masyarakat dibidang kesehatan.
“Terutama untuk membantu masyarakat yang sakit atau operasi di rumah sakit, dimana saat ini PMI kekurangan stok darah terutama menjelang bulan puasa, kegiatan bekerjasama dengan Unit Donor Darah PMI Kotim, donor darah diikuti pengurus, staf, dosen, guru, SMA, SMK dan warga Muhammadiyah,” bebernya.
Kegiatan dilaksanakan di klinik kesehatan Muhammadiyah sekaligus untuk memperkenalkan klinik kesehatan tradisional yang melayani akupunktur, herbal, bekam, herbal, reflexi, Tuina chuzen, Body space medicine agar warga dapat berobat tidak jauh, dengan pelayanan setiap hari kecuali hari libur tutup.
“Donor darah adalah tindakan sehat jika dilakukan secara rutin akan memicu peningkatan daya tahan tubuh yang signifikan sehingga terhindar dari berbagai penyakit. Donor darah ini ditargetkan 50 peserta. Namun yang hadir sampai jam 12.00 WIB sebanyak 21 orang,” ungkapnya.
Direncanakan kegiatan donor darah dilaksanakan secara rutin oleh MPKU, dan pada bulan Mei 2025 donor masal akan dilakukan warga Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Sampit.
Saat ini pihaknya terus berupaya mensosialisasikan agar seluruh warga Muhammadiyah meningkat kesadarannya untuk membantu sesama melalui donor darah.
Terpisah, Dr Aldila Tiurmawati Lumban Gaol selaku Direktur UDD PMI Kotim ikut hadir, dan menyampaikan bahwa donor darah sudah bisa dilakukan sejak usia 17 tahun dan dapat meningkatkan kesehatan tubuh memicu produk darah baru.
“Diharapkan pendonor muda dapat donor rutin setiap 2-3 bulan sekali. Para pedonor pemula kebanyakan takut sakit atau hal-hal yang menakutkan padahal hal itu tidak pernah terjadi, maka melalui Pengurus Perhimpunan Donor Darah Sukarela Kotim, agar mensosialisasikan donor darah kekampus dan sekolah sebagai sasaran pendonor agar tumbuh kesadaran menjadi pendonor tetap membantu sesama,” tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post