PANGKALAN BUN – Warga di pesisir terpadu Pantai Kubu, Pantai Bugam dan Keraya (Bugam Raya) di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dibuat panik datangnya banjir rob yang hingga mencapai permukiman warga, Selasa 7 Desember 2021, pukul 18.30 WIB.
Air laut yang tumpah ke daratan membuat warga kalang kabut dan berusaha menyelamatkan barang-barang berharganya di rumah.
Gelombang tinggi disertai hujan deras dan angin kencang yang menyebabkan banjir rob tersebut diakibatkan oleh dampak dari badai siklon tropi Nyatoh yang diketahui menjauh dari Indonesia dan menuju Filipina.
Sejumlah rumah terdampak baik rusak ringan dan berat, jalan dipenuhi sampah dan tumbangan pohon, dan sejumlah perahu nelayan yang tambat mengalami kerusakan.
Rob bukan hanya terjadi di pesisir pantai Kumai, bahkan ibukota kecamatan Kumai tepatnya di jalan Panglima Utar depan Masjid Al Baido juga digenangi air rob setinggi 25 centimeter.
Fenomena yang sebelumnya belum pernah terjadi di ibukota kecamatan Kumai, air laut hingga naik ke darat dan menggenangi jalan-jalan.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kobar Martogi Siallagan menyampaikan, badai di pesisir Kumai dan ibukota kecamatan Kumai terjadi akibat gelombang pasang laut (pasut) setinggi 1,8 meter.
“Tim akan kembali menindaklanjuti terkait informasi tersebut dan menghimbau masyarakat yang tinggal di bibir pantai untuk selalu waspada,” ujarnya Rabu 8 Desember 2021.
Kemudian kata dia, curah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang dan angin ribut serta ombak yang cukup besar dengan gelombang pasang laut 1,8 meter hingga 1,9 meter menyebabkan akses jalan utama, rumah dan perahu warga di pesisir pantai mengalami kerusakan.
Beberapa kerusakan akibat badai Siklon Tropis Nyatoh tersebut adalah akses Jalan utama di penuhi dengan sampah dan pohon tumbang, 8 unit rumah rusak ( bagian belakang, atap, dan bagian tengah rumah warga mengalami rusak ringan-rusak berat), di wilayah Desa Keraya, 1 perahu warga rusak berat di Desa Teluk Boga, 1 unit rumah atapnya mengalami rusak ringan di Desa Kubu.
“Lokasi yang terdampak di Kelurahan Kumai Hulu, Desa Kubu, Desa Teluk Bogam, Keraya dan Desa Sebuai,” terangnya.
Ia merincikan untuk Kelurahan Kumai Hulu dua RT terdampak yaitu RT 012 dan 017, Desa Kubu RT 01, 02, 03, 04, 06, 07, 08 dan 09.
Kemudian Desa Teluk Bogam, dan Desa Keraya RT 01, 02, 03, 04, 05 serta beberapa RT di Desa Sebuai.
Dalam rescue tim reaksi cepat terkendala oleh susahnya signal jaringan telekomunikasi dan akses jalan menuju lokasi sempat terhambat karna sampah dan pohon tumbang.
“Kita terjunkan Sapras 2 unit mob rescue, 1 unit mobil peralatan, 1 mobil operasional, ambulan dengan unsur yang terlibat TNI, Polri, Tagana, PMI, MPA serta warga setempat,” tegasnya.
(ga/matakalteng.com)






















Discussion about this post