PANGAKALAN BUN – Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran meninjau langsung pelaksanaan Rapid Test Massal di Pasar Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Minggu 7 Juni 2020. Pelaksanaan rapid test ini diikuti oleh 320 orang pedagang di pasar tersebut.
Diketahui sebelumnya rapid test juga telah dilaksanakan di 2 lokasi, yakni di Pasar Indra Sari Kecamatan Arut Selatan dan Pasar Cempaka Kumai, Kecamatan Kumai. Dua ribu alat Rapid Test dipersiapkan untuk pelaksanaan rapid test di ketiga pasar tersebut.
Rapid Test Massal ini sendiri merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng), bekerja sama dengan Forkopimda Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, untuk memutus mata rantai Covid-19 sedini mungkin, yang akan dilaksanakan secara bertahap di kabupaten/kota se-Kalteng.

“Pelaksanakan rapid test dilakukan untuk mempermudah tracking atau pelacakan sumber penyakit Covid-19. Dipilihnya pasar karena pasar merupakan tempat transaksi orang banyak,” ungkap Gubernur Sugianto Sabran.

Gubernur Sugianto yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kalteng menyebutkan Kalteng berada di urutan ke-13 se-Indonesia dalam jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19, setelah sempat melandai, beberapa waktu terakhir menunjukkan grafik naik lagi, bahkan hingga kemarin (Sabtu, 6 Juni 2020) secara akumulasi jumlah positif Covid-19 di Kalteng mencapai 493 kasus.
Gubernur menegaskan bahwa keberhasilan menghadapi Covid-19 juga sangat bergantung pada kedisiplinan warga masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19, seperti menerapkan pola hidup bersih dan sehat, selalu memakai masker saat di luar rumah, dan menjalankan physical distancing. Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Tengah untuk lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan.
“Yang bisa menyelamatkan diri kita (dari Covid-19) bukan Gubernur, bukan Bupati, tetapi diri kita sendiri. Kalau kita sayang dengan orangtua kita, anak-anak kita, kalau anak-anak sayang dengan orangtua orangtua sayang dengan anak-anaknya, kita sendiri yang harus mendisiplinkan diri kita,” pungkas Gubernur Sugianto.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post