KASONGAN – Bupati Katingan, Saiful, menyerukan pentingnya peran wartawan dalam mengawal keterbukaan informasi publik di era digital saat ini.
Dalam pernyataannya usai pelaksanaan Konferensi Ke-VIII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Katingan, Dia menegaskan bahwa kekuatan pers lokal harus dimanfaatkan untuk memperkuat transparansi dan partisipasi publik dalam pembangunan.
“Di tengah arus informasi yang deras dan cepat, PWI harus tampil sebagai penjaga kualitas informasi. Jurnalis harus menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, bukan pemecah atau penyebar kebingungan,” jelas Saiful, Jumat 20 Juni 2025.
Bupati mengapresiasi suasana kekeluargaan yang tetap terjaga dalam konferensi tersebut. Dirinya menilai hal itu sebagai tanda bahwa PWI Katingan tetap solid, dewasa secara organisasi, dan siap berperan aktif dalam dinamika pembangunan daerah.
Dia juga menegaskan komitmen Pemkab Katingan untuk terus bersinergi dengan insan pers. “Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi komunikasi yang sehat dan membangun. PWI adalah mitra kerja, bukan hanya dalam menyampaikan capaian pembangunan, tapi juga sebagai pengingat bila ada kekurangan. Itulah fungsi pers yang sehat,” jelasnya.
Dalam konferensi yang digelar Kamis 19 Juni 2025 di Aula Dinas PUPR Katingan itu, Suandi Trismayadi kembali terpilih sebagai Ketua PWI Kabupaten Katingan periode 2025–2028 melalui aklamasi. Suandi, wartawan Palangka Ekspres yang akrab disapa Anchu, sebelumnya juga menjabat pada periode 2022–2025.
Kepengurusan baru juga diisi oleh Jeri, SP (Kaltengpos) sebagai sekretaris, Annas Rullah, S.Sos (Antaranews Kalteng) sebagai bendahara, dan Bitro (Intimnews) sebagai Ketua SIWO.
Suandi menyatakan, dengan kepercayaan yang diberikan, dirinya berkomitmen untuk membawa PWI Katingan menjadi organisasi yang lebih terbuka, profesional, dan responsif terhadap perkembangan zaman.
(anr/matakalteng.com)






















Discussion about this post